KUPANG, NTT PEMBARUAN.id-Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat menginstruksikan para bupati dan wali kota untuk bekerja keras dalam menghentikan penyebaran virus corona (Covid-19) di wilayah masing-masing.
Hal itu disampaikan Gubernur Nusa Tenggara Timur, Viktor Bungtilu Laiskodat melalui Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid- 19 Tingkat Provinsi NTT, Marius Ardu Jelamu via siaran pers Biro Administrasi Pimpinan Setda NTT, Minggu (4/7/2021).
“Semua pimpinan daerah agar melakukan tracing testing dan treatment serta mengontrol dan mengawasi pergerakan masyarakat di wilyah masing-masing serta melakukan kontrol yang ketat di ruang publik untuk memastikan masyarakat mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan penuh disiplin,” ungkap Marius.
Marius mengatakan, Gugus Tugas Kabupaten/Kota yang didukung TNI-Polri diminta untuk mengontrol masyarakat di ruang publik.
“Kita harus bekerja keras memutus mata rantai penyebaran covid ini. Walaupun sampai saat ini belum terdeteksi adanya varian baru namun kita tetap harus waspada. Program vaksinasi harus dilakukan secara masif di berbagai wilayah dan Para Bupati/Walikota harus tetap memantau pelaksanaannya,” pungkas Jelamu sambil menyebutkan, angka pertambahan pasien Covid-19 hari ini (Minggu,4/7/2021,red) sebanyak 1.003 orang, dan hal ini harus diwaspadai oleh seluruh rakyat NTT dengan tetap melaksanakan prokes secara baik dan benar.
Dari 1.003 kasus itu tersebar di Kabupaten Flores Timur 376 orang, Manggarai Timur 252 orang, Manggarai Barat 84 orang, Kota Kupang 81 orang, Nagekeo 79 orang, Ende 50 orang, Sumba Barat Daya 22 orang, Sumba Timur 19 orang, Ngada 18 orang, Manggarai 15 orang, Timor Tengah Utara 13 orang, Alor 11 orang, Belu 6 orang, Sabu Raijua 6 orang, dan Rote Ndao 1 orang. (red/*)



