LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.id – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 (SMKN 2) Welak menggelar rapat pembentukan panitia untuk pelaksanaan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) tahun pelajaran 2024/2025, Senin (17/3/2025).
Uji Kompetensi Keahlian (UKK) merupakan penilaian yang diselenggarakan khusus bagi siswa SMK untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik
Tahun ini, terdapat dua jurusan yang akan melaksanakan UKK yaitu Usaha Perjalanan Wisata (UPW), dan Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT).
Untuk pelaksanaan UKK sendiri dilaksanakan pada 22 Maret 2025 – 24 Maret 2025, dengan menghadirkan penguji eksternal untuk Jurusan UPW dari HPI Manggarai Barat, dan Jurusan Agribisnis Perikanan Air Tawar dari Dinas Perikanan Kabupaten Manggarai Barat, sementara untuk penguji internalnya yaitu Guru Mata Pelajaran Produktif.
Untuk itu, siswa/i SMK wajib melaksanakan Uji Kompetensi Keahlian sebagai salah satu standar kelulusan yang dilaksanakan sebelum Ujian Sekolah (US).
UKK dilaksanakan di akhir masa studi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi atau satuan pendidikan terakreditasi bersama mitra dunia usaha/industri.
Hasil UKK bagi peserta didik akan menjadi indikator ketercapaian standar kompetensi lulusan.
Dalam rangka menyukseskan UKK ini, digelar rapat yang berlangsung dari pukul 09.00-12.00 WITA dipimpin langsung Kepala SMKN 2 Welak Mateus Handur, S.Pd yang diikuti oleh seluruh guru ini membahas berbagai persiapan dan kesiapan baik tentang kepanitiaan, siswa, sarana dan prasarana.
Dari rapat ini terbentuklah panitia UKK Tahun Pelajaran 2024/2024 dengan Penanggung Jawab, Kepala SMK Negeri 2 Welak, Ketua Umum, Plasidus Nambu, S.Pd, Ketua Pelaksana Kedua yang terdiri atas Ketua Jurusan Usaha Perjalanan Wisata (UPW), Rosalia Darmayanti, S.M, dan Ketua Jurusan Agribisnis Perikanan Air Tawar (APAT), Vitalis Nangkung, S.Pi.
Kepala SMK Negeri 2 Welak Mateus Handur, S.Pd dalam rilis yang diterima media ini mengatakan tujuan utama diselenggarakannya UKK ini dapat mengukur pencapaian peserta didik yang menyelesaikan masa pendidikannya.
Memfasilitasi peserta didik dengan sertifikasi lengkap guna membantu mereka berkompetisi di dunia kerja.
Memfasilitasi kerjasama sekolah dengan dunia usaha, dan dunia kerja (dalam rangka pelaksanaan uji kompetensi).
Meningkatkan keterampilan peserta didik agar menjadi pribadi yang lebih terampil dan lugas dalam bersikap.
Sebagai jembatan guna mencapai kompetensi lulusan yang berkompeten dan mampu berdaya saing.
Kegiatan dilanjutkan dengan penjelasan rincian tugas masing-masing tim panitia agar dalam pelaksanaanya akan lebih terarah.
Sementara itu, Wakil Kepala SMKN 2 Welak bidang Kesiswaan, Marianus Yuda S.Pd., mengatakan pelaksanaan UKK sangat penting, sehingga sekolah harus mempersiapkan segala hal dengan sangat matang.
“Pelaksanaan UKK ini sangat penting, tidak hanya untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik tetapi kegiatan ini akan memberikan peluang besar bagi mereka ke dunia kerja setelah lulus sekolah. Hasil UKK akan menjadi indikator pencapaian standar kompetensi kelulusan karena nantinya sertifikasi yang didapatkan, dapat menjadi sumber informasi atas kompetensi yang dimiliki calon tenaga kerja.”, tuturnya. (ris)



