LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.id– TNI Pangkalan Udara (Lanud) El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur melaksnakan Bakti Sosial Operasi Katarak gratis secara serentak di seluruh kabupaten dan kota se- Provinsi NTT, yang terdiri dari 23 lokasi.
Kegiatan tersebut dalam rangka hari bakti ke-75 TNI Angkatan Udara yang di launching dari RSUD Komodo, Kamis (29/9/ 2022 ).
Kegiatan bakti sosial operasi katarak (Operasi untuk penyembuhan gangguan pada mata) secara gratis ini, berhasil tercatat dalam Museum Rekor Indonesia (Muri) dengan kategori jumlah lokasi operasi katarak terbanyak pertama di Indonesia.
Komandan Danlanud El Tari Marsma TNI Aldrin Petrus Mongan mengatakan, bahwa kegiatan bakti sosial operasi katarak gratis tersebut bekerjasama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) yakni, Perdami Sulawesi Selatan (Makassar), Perdami Jawa Timur (Malang dan Surabaya).
“Mendatangkan tenaga kesehatan total 36 untuk enam spot lokasi yang kita laksanakan. Tadi kita sudah buka melalui vicon di 5 spot yang lain. Rata-rata antusias masyarakat begitu tinggi,” ujar Komandan Lanud Eltari Aldrin Petrus Mogan, kepada wartawan usai launching di RSUD Komodo Labuan Bajo, Kamis 29 September 2022.
Komandan Aldrin Petrus Mongan menjelaskan untuk di Labuan Bajo dan sejumlah tempat lainya sudah ada pasien kisaran 30-50 yang melaksanakan operasi katarak, “Bahkan dari pihak dokter spesialis mata juga mereka sanggup, tidak hanya untuk yang katarak tetapi ada beberapa juga penyakit, kalaupun itu yang mereka temukan mereka akan tetap kerjakan, mereka akan tetap mengangkat penyakit atau apa yang kira-kira dalam kondisi mata tersebut,” jelasnya
“Jadi kita bersyukur sekali bisa membantu masyarakat NTT, sekarang kami launching dari Manggarai Barat, Labuan Bajo. Yang ternyata meski dalam waktu yang tidak cukup lama, sudah pernah dilaksanakan juga untuk katarak” lanjutnya
Ia mengaku, meski banyak pasien yang melakukan screaning untuk dilakukan operasi namun bisa saja sedikit pasien yang matang untuk dioperasi katarak.
“Saya baru saja dari ruang operasi itu kita temukan betul-betul sudah matang kataraknya. Karena seingat kami bahwa memang kalau di screaning pasien diantara 100-200 itu belum tentu dapat satu pasien katarak yang sudah matang untuk dioperasi. Nah, ini begitu cepat persiapannya, kita sudah kangsung dapat pasien dan hari ini juga 7 yang baru saja dari ruang operasi tadi dan persiapan 25 dan target sampai 50. Mudah-mudahan itu bisa terpenuhi dan tidak hanya katarak saja”katanya
Komandan Aldrin Petrus Mogan menambahkan, kegiatan bakti sosial tersebut juga mendukung Labuan Bajo sebagai kota pariwisata superprioritas yang telah dinobatkan pemerintah pusat.
“Karena kita juga harus mendukung juga program pemerintah karena ini destinasi wisata tentunya fasilitas kesehatan itu harus juga memenuhi premium,” imbuhnya.
Kendati belum dapat dijelaskan secara terperinci total pasien yang mengikuti operasi katarak di NTT, Ia mengaku pihaknya akan melayani sebanyak mungkin pasien dalam bakti sosial operasi katarak gratis yang sementara berlangsung di daerah itu.
“Kalau total kita sebanyak-banyaknya. Karena alat-alat juga ini didatangkan dari luar, ini cukup berat juga lewat pesawat. Satu alat itu hampir beratnya 50 kg, alat-alat mahal. Kalau bilang target tentunya sempurna mungkin ideal angka banyak” cetusnya
Sementara itu Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi, menyampaikan terimakasih kepada TNI Angkatan Udara, Lanud EI Tari Kupang yang pada saat itu meluncurkankan bakti sosial operasi Katarak gratis di RSUD Komodo dan juga di 5 spot lokasi yang berbeda di wilayah NTT.
“Kita menyampaikan terimakasih kepada TNI Angkatan Udara yang hari ini mengambil bagian untuk mengurus kita punya masyarakat yang konsennya operasi katarak,” ucap Edi.
Ia berharap, kegiatan serupa bukan untuk yang terakhir kali akan tetapi berlanjut terus hingga sampai pada puskesmas-puskesma yang ada di daerah itu.
“Tentu harapannya bahwa ini bukan kegiatan yang trakhir tapi ini pertama. Kalau hari ini dilaksnakan di Rumah Sakit Umum Daerah, harapannya kedepan itu di Puskesmas-puskesmas. Sehingga mendekatkan diri pelayanan sehingga semakin banyak yang dilayani” katanya
Informasi yang diproleh NTT Pembaruan, kegiatan launching diadakan di 6 lokasi diantaranya Kota Kupang yang berlokadi di RS Kartini dengan tim operasi dokter spesialis mata RS Kartini 1 orang dokter apesialis mata. Labuan Bajo, Kabupaten Maggarai Barat berlokasi di RSUD Komodo dengan tim operasi Perdami Malang Raya (4 Dokter spesialis mata, 6 dokter PPDS mata dan 2 pendukung), Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya berlokasi di RSUD Pratama Reda Bolo dengan tim operasi Perdami Sulawesi Selatan (2 dokter spesialis mata, 4 dokter PPDS mata dan 1 perawat)
Kemudian, Kabupaten Alor berlokasi di RSUD Kalabahi dengan tim operasi Perdami Jawa Timur (2 dokter spesialis mata, 3 dokter PPDS mata dan 5 pendukung), Rote , Kabupaten Rote Ndao berlokasi di RSUD Ba’a dengan tim operasi Perdami Sulawesi Selatan (2 dokter spesialis mata, 4 dokter PPDS mata dan 1 perawat) dan Kabupaten Ende berlokasi di Klinik Johanes Don Bosco dengan tim operasi dokter spesialis Klinik Johanes Don Bosco (1 dokter spesialis mata).
Selanjutnya akan diadakan bakti sosial operasi katarak tahap II yang akan dilaksanakan di 17 kota, yakni RS Siloam Kota Kupang, Maumere, Kabupaten Sikka, Atambua, Kabupaten Belu, Waingapu, Kabupaten Sumba Timur, Larantuka, Kabupaten Flores Timur dan Oelamasi, Kabupaten Kupang.
Lewoleba, Kabupaten Lembata, Betun, Kabupaten Malaka, Ruteng, Kabupaten Manggarai, Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Mbay, Kabupaten Nagekeo, dan Bajawa Kabupaten Ngada.
Berikut Sabu, Kabupaten Sabu Raijua, Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat, Waibakul, Kabupaten Sumba Tengah, SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dan Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). (fon)



