PROSESI Jalan Salib adalah devosi umat Katolik untuk merenungkan Kisah Sengsara Yesus Kristus dari hukuman mati hingga pemakaman-Nya melaui 14 perhentian.
Di Stasi St.Kristoforus Matani, prosesi Jalan Salib Jumat Agung, 18 April 2025 dimulai tepat jam 08.00 pagi.
Prosesi Jalan Salib yang dipandu langsung oleh Orang Muda Katolik (OMK) Stasi St.Kristoforus Matani diikuti ratusan umat Katolik dari 17 Kelompok Umat Basis (KUB) dan 7 wilayah se-Stasi St.Kristoforus Matani, Paroki St.Yoseph Pekerja Penfui Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Prosesi Jalan Salib yang diawali dengan tanda kemenangan Kristus atau Tanda Salib dengan titik star dan penutup Gereja St.Kristoforus Matani.
Umat mengikuti Jalan Salib melewati 14 perhentian dengan penuh iman sambil berdoa dan berlutut untuk menyenang kisah Sengsara Yesus Kristus menuju Golgota.
Hujan gerimis yang turun saat itu, tidak menyurut semangat umat untuk melanjutkan rangkaian prosesi Jalan Salib hingga selesai.
14 perhentian Jalan Salib yang dilewati mulai dari perhentian I, Yesus Dijatuhi Hukuman Mati, perhentian II, Yesus Memanggul Salib, perhentian III, Yesus Jatuh untuk Pertama Kali, perhentian IV, Yesus Berjumpa dengan Ibu-Nya, perhentian V, Yesus Ditolong Simon dari Kirene, perhentian VI, Veronika Mengusap Wajah Yesus, perhentian VII, Yesus Jatuh untuk Kedua Kalinya, perhentian VIII, Yesus Menghibur Para Perempuan yang Menangisi-Nya, perhentian IX, Yesus Jatuh untuk Ketiga Kalinya, perhentian X, Pakaian Yesus Ditanggalkan, perhentian XI, Yesus Dipaku di Kayu Salib, perhentian XII, Yesus Wafat di Salib, perhentian XIII, Yesus Diturunkan dari Salib dan perhentian XIV, Yesus Dimakamkan.

Dikutip dari panduan Jumat Agung OMK Stasi St. Kristoforus Matani menuliskan, Jalan Salib mengundang kita untuk menghadapi tantangan iman kita secara lebih mendalam dan sungguh-sungguh menemukan keberanian untuk menolak hal-hal buruk yang telah memisahkan kita dari kasih Allah, disalibkan terhadap dunia sehingga kita dapat memberikan diri kita sendiri kepada Allah dan sesama secara lebih penuh dan total.
Dengan demikian, kita dapat bersama-sama berseru “Aku telah disalibkan dengan Kristus, aku hidup, tetapì bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku” (Gal 2: 19-20).
Jalan Salib Jumat Agung,18 April 2025 di Gereja St.Kristoforus Matani berjalan tertib, aman dan lancar. (red)



