KUPANG, NTT PEMBARUAN.id- Sebanyak 16 paket proyek jalan dan jembatan di Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN I)Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang progress fisiknya hingga 31 Agustus 2018 rata-ratarealisasinya mencapai 67 persen dari rencana 48 persen.
“Rata –rata mengalami percepatan progress, kecuali PPK 3.4 untuk wilayah Rote Ndao dan Sabu Raijua progressnya masih minus 2,2 persen atau dari rencana 63,28 persen, realisasi baru mencapai 61 persen. Kondisi itu masih dalam tataran normal,” kata Rahyudi Khalid, Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) X Kupang kepada wartawan di Kupang, Selasa (4/9/2018).
Untuk Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.1 Wilayah Alor ada tiga paket long segmen. Dari tiga paket long segmen itu, dua paket hanya potong rumput, bersih saluran dan pemeliharaan rutin di Kota Kalabahi. Di Kota Kalabahi juga, lanjut Rahyudi, penanganan lanjutan aspal sepanjang 1,8 kilo meter dan progressnya rata-rata 67,94 persen dari rencana 48,86 persen.
Selanjutnya PPK 3.2 Wilayah Oesapa –Batas Kota SoE, dari rencana 74 persen, realisasi sudah mencapai 76 persen . PPK 3.3, dari rencana 24 persen, realisasi baru mencapai 23 persen, dan PPK 3.4 Wilayah Rote Ndao –Sabu Raijua dari rencana 63,28 persen, realisasi baru mencapai 61 persen, atau mengalami minus 2,2 persen.
Ia optimis, 16 paket jalan nasional dan jembatan yang dikerjakannya tahun ini selesai tepat waktu hingga akhir kontrak di bulan Desember 2018 mendatang. (ade)




