SOE, NTT PEMBARUAN.id – Senyum bahagia dan rasa haru menyelimuti warga Dusun 4 Toinunuh, Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).
Perjalanan panjang yang dinantikan puluhan tahun oleh masyarakat setempat untuk menikmati fasilitas penerangan akhirnya menemui titik terang.
Desa yang berjarak sekitar 1,5 jam perjalanan dari Ibu Kota Kabupaten TTS ini, sebentar lagi akan merasakan terangnya aliran listrik PLN di rumah-rumah mereka.
Kepastian ini didapatkan setelah PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Kupang berhasil merampungkan pembangunan infrastruktur kelistrikan desa di lokasi tersebut. Sebagai langkah akhir sebelum pengoperasian secara resmi, PLN telah sukses melaksanakan uji laik fungsi atau commissioning test pada jaringan baru tersebut pada Rabu (17/6/2026).
Langkah krusial ini dilakukan guna memastikan seluruh infrastruktur yang dibangun benar-benar aman dan layak beroperasi demi melayani masyarakat. Adapun infrastruktur kelistrikan yang berhasil dibangun di Dusun Toinunuh meliputi Jaringan Tegangan Menengah (JTM) sepanjang 6,18 kilometer sirkit (kms), Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 8,41 kms, serta 1 unit gardu distribusi dengan kapasitas 50 kiloVolt Ampere (kVA).
Proses commissioning test ini pun disambut antusias dan disaksikan langsung oleh warga sekitar yang didampingi oleh Kepala Dusun 4 Toinunuh, Febi Nautani.
“Saya atas nama seluruh masyarakat mengucapkan limpah terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT PLN (Persero).
Terima kasih karena sudah mendengarkan kerinduan kami dan membawa cahaya listrik ke Dusun Toinunuh. Ini adalah berkat yang luar biasa bagi kami,” ungkap Febi dengan nada haru saat ditemui di lokasi kegiatan.
Antusiasme dan dukungan penuh dari masyarakat sejatinya telah bergelora sejak awal sosialisasi program ini digulirkan. Warga bergotong-royong dan bahu-membahu mendukung petugas PLN di lapangan selama masa konstruksi, hingga seluruh tahapan pembangunan jaringan dapat diselesaikan dengan aman dan lancar.
Sementara itu, Manager PT PLN (Persero) UP2K Kupang, Albertus Koko Hendriyanto, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kolaborasi dan dukungan luar biasa dari warga Desa Bena selama proses pembangunan infrastruktur kelistrikan.
“Kami berharap hadirnya listrik di Dusun 4 Toinunuh ini tidak hanya sekadar menjadi penerang di malam hari, tetapi juga menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak, serta menghidupkan berbagai aktivitas sosial kemasyarakatan,” tutur Koko.

Hubungan kerja sama yang harmonis antara masyarakat dan petugas di lapangan ini juga mendapat perhatian khusus dari manajemen PLN di tingkat wilayah. General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa komitmen PLN tidak akan pernah surut untuk menerangi setiap jengkal tanah di NTT, sejalan dengan mandat menghadirkan keadilan energi.
“Pembangunan kelistrikan di Dusun Toinunuh ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk memastikan bahwa negara hadir lewat energi yang merata. Kami sangat menyadari betapa berartinya setiap jengkal kabel penerang yang ditarik menembus pelosok. Cahaya ini bukan sekadar aliran listrik, melainkan pemantik optimisme baru agar anak-anak di pedalaman bisa belajar lebih baik, dan ekonomi lokal bisa tumbuh lebih cepat,” ungkap F. Eko Sulistyono.
Melalui tuntasnya pembangunan ini, PLN kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengalirkan keadilan energi hingga ke pelosok negeri, membawa harapan baru, dan meningkatkan taraf hidup masyarakat di Nusa Tenggara Timur. (red/*)



