LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.id– PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang terus bergerak aktif menjaga keandalan sistem kelistrikan di wilayah Nusa Tenggara Timur.
Melalui Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Flores Bagian Barat (Flobar), PLN sukses melaksanakan pemeliharaan berkala dua tahunan pada Bay Line Bajo 1 Gardu Induk (GI) Rangko, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Kamis (18/6/2026).
Langkah preventif ini dilakukan untuk memastikan infrastruktur penyaluran energi listrik tetap prima, andal, serta mampu menyokong aktivitas masyarakat dan sektor pariwisata di Flores Barat secara berkelanjutan.
Seluruh rangkaian pekerjaan yang dimotori oleh Tim Pemeliharaan ULTG Flores Barat ini berjalan di bawah pengawasan ketat, Iksan Prakosta Baitanu selaku Pengawas Pekerjaan dan Faidillah Faturahman selaku Pengawas K3.
Sebelum terjun ke lapangan, tim wajib menerapkan prosedur keselamatan kerja yang ketat.
Mulai dari safety briefing, pengecekan parameter sistem, proses pembebasan tegangan, hingga pemasangan grounding sebagai langkah proteksi mutlak di area kerja.
Pemeliharaan berkala ini mencakup pemeriksaan intensif dan pengujian performa terhadap berbagai komponen vital gardu induk, meliputi
Peralatan Utama Pemutus Tenaga (PMT), Lightning Arrester (LA), Current Transformer (CT), Disconnecting Switch (DS), dan Capacitive Voltage Transformer (CVT).
Sistem proteksi dan pengujian injeksi primer serta pengukuran parameter krusial seperti tahanan isolasi, tahanan kontak, tan delta, burden, waktu operasi peralatan, hingga sistem pentanahan.
“Pemeliharaan dua tahunan ini merupakan langkah preventif yang sangat krusial untuk memastikan seluruh peralatan di Gardu Induk Rangko beroperasi secara optimal. Dengan kondisi peralatan yang terjaga, kita dapat meminimalisir potensi gangguan dan mempertahankan kontinuitas pasokan listrik ke pelanggan,” kata Reza Bagus Nugrahardiyono, Manager PLN ULTG Flores Barat.

Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN UIW NTT, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa perawatan aset transmisi merupakan bentuk investasi jangka panjang PLN dalam menghadirkan mutu pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“PLN berkomitmen penuh memastikan setiap aset transmisi dan gardu induk selalu berada dalam kondisi prima. Melalui pemeliharaan yang terencana dan eksekusi yang mengutamakan keselamatan (zero accident), kami hadir untuk menyediakan pasokan listrik yang andal demi mendukung pertumbuhan ekonomi serta geliat aktivitas masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Timur,” urai Eko.
Didukung cuaca cerah, seluruh tahapan pekerjaan berjalan lancar sesuai Standard Operating Procedure(SOP). Proses diakhiri dengan pembersihan area kerja (housekeeping), pemeriksaan final, serta tahapan penormalan sistem (energize) sebelum peralatan kembali dioperasikan penuh ke dalam sistem kelistrikan.
Melalui keberhasilan pemeliharaan ini, PLN UPT Kupang bersama ULTG Flores Barat kembali memperkokoh fondasi infrastruktur ketenagalistrikan yang aman, andal, dan siap mendukung kemajuan Flores Barat (red/*)



