KUPANG, NTT PEMBARUAN.id- Untuk memenuhi kuota di Dapodik, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 6 Kupang masih menerima siswa baru Tahun Pelajaran 2025/2026.
“Untuk memenuhi kuota di Dapodik, kami masih butuh 29 siswa lagi dari kuota 360 siswa. Karena itu, sebelum memasuki Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tanggal 14 Juli 2025, kami masih membuka pendaftaran secara offline,” kata Kepala SMK Negeri 6 Kupang, Asa Manason Lahtang,S.Pd, M.Pd didampingi Operator SPMB SMK Negeri 6 Kupang, Sanry Nisikoen kepada wartawan di sekolahnya, Kamis (10/7/2025).
Kuota yang masih tersisa 29 orang itu untuk mengisi beberapa Proli yang belum memenuhi kuota di Dapodik, seperti Proli Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL) masih kurang 6 siswa.
Selanjutnya, Proli Pengembangan Perangkat Lunak dan GIM (PPLG) masih kurang 6 orang, Proli Desain Komunikasi Visual (DKV) masih kurang 5 orang, Proli Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TKJT) masih kurang 5 orang.
Kata Asa, kuota SPMB Tahun Pelajaran 2025/2026 yang ditetapkan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur untuk SMKN 6 Kupang 325 siswa masing-masing, untuk jalur umum 305 siswa dan jalur mutasi 20 siswa.
“Masih ada jalur afirmasi bagi siswa yang tidak naik kelas. Tapi, puji Tuhan, semua kelas X naik kelas. Jadi, total siswa yang sudah mendaftar di sekolah kami sampai hari ini, Kamis (10/7/2025) sudah mencapai 331 orang dan untuk memenuhi kuota Dapodik masih kurang 29 orang,” sebut Asa.
Untuk memenuhi kuota Dapodik itu, maka sebelum MPLS tanggal 14 Juli 2025, pihaknya masih menerima siswa baru melalui offline. (red)



