OELAMASI, NTT PEMBARUAN.id- Desa Tunbaun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang menjadi viral dalam pekan ini.
Hal itu disebabkan video viral oknum kader Golkar Kabupaten Kupang yang mengatasnamakan salah satu Calon Gubernur NTT bagi- bagi berkat berupa uang tunai kepada sejumlah warga Desa Tunbaun.
Sejumlah tokoh masyarakat Kecamatan Amarasi Barat gerah dengan ulah oknum politisi tersebut.
Para tokoh masyarakat di kecamatan itu mengundang Calon Gubernur NTT Nomor Urut 3, Simon Petrus Kamlasi (SPK) untuk berkampanye di Desa Tunbaun sekaligus menepis bahwa orang Amarasi tidak bisa dibeli dengan dugaan money politic.
Setelah melakukan kampanye di Flores selama seminggu, Simon Petrus Kamlasi pun menghadiri undangan masyarakat Amarasi Barat, Jumat ( 17/10/2024) malam.
Hadir ratusan warga Amarasi Barat yang merupakan perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat dipusatkan di Desa Tunbaun.
Kornelis Nenoharan, Mantan Camat Amarasi Barat mengatakan, komunitas masyarakat Timor di Kabupaten Kupang, khususnya di Desa Tunbaun tidak terpengaruh dengan aksi bagi – bagi berkat oleh salah satu oknum politisi. Baginya, Simon Petrus Kamlasi adalah anak kandung dari Pulau Timor yang satu- satunya bertarung di Pilgub NTT 2024.
Ia berharap, warga Amarasi Barat bersatu padu memenangkan Paket SIAGA Nomor Urut 3.
Di sisi lain, kata dia, program yang diusung oleh Paket SIAGA sangat menyentuh kebutuhan masyarakat Amarasi Barat.
Salah satu program itu kata Kornelis, adalah SIAGA Air untuk Nusa Tenggara Timur.
Musa Masneno, salah satu warga Desa Tunbaun menjamin, masyarakat se-desanya utuh untuk Paket SIAGA di Pilgub NTT 2024.
“Kita Warga Tunbaun buka pintu hanya untuk Paket SIAGA. Yang lain, maaf pintu kami sudah tertutup,” tegasnya.
Ia mengajak, agar Warga Amarasi Barat tidak terpengaruh dengan aksi bagi -bagi berkat oleh oknum politisi yang mengatasnamakan salah satu Calon Gubernur NTT.
Di tempat yang sama, Nofri Funay mengatakan, dirinya mendukung program Paket SIAGA yang fokus pada jalan dan air.
Untuk Desa Tunbaun, lanjut dia, jalan dan air menjadi kebutuhan dasar karena hampir semua masyarakat bekerja sebagai petani dan peternak.
Ia berjanji, akan menjadi tim sukses Paket SIAGA tanpa dibiayai.
Ia optmis, kalau Paket SIAGA akan menjadi pemenang pada Pilgub 2024-2029.
“Saya akan kampanye untuk Paket SIAGA,” janji Funay dihadapan Cagub SPK saat itu.
Sementara itu, Leni Nifu, perwakilan perempuan saat itu menyatakan mendukung program Paket SIAGA karena sesuai kebutuhan Warga Desa Tunbaun.
Sebagai peternak, ia berharap, jika terpilih nanti pemerintah harus memberi bantuan ternak babi dan sapi untuk masyarakat.
“Kami ini peternak, kalau terpilih nanti kalau bisa kami diberi bantuan babi dan sapi,” pesan Funay.
Cagub NTT, Simon Petrus Kamlasi pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih atas niat warga Amarasi Barat yang sudah mengundang untuk berkampanye.
Baginya, undangan itu merupakan kesadaran politik warga yang harus dihormati karena lebih melihat sosok Calon Gubernur dari program kerja yang menyentuh kebutuhan rakyat daripada bagi-bagi “berkat” untuk dipilih.
Jika terpilih nanti, ia berjanji, akses jalan -jalan provinsi, khususnya di Kabupaten Kupang akan menjadi perhatian serius.
Menurut Cagub SPK, taraf ekonomi masyarakat Desa Tunbaun kelihatannya lebih maju dan itu nampak dari bangunan rumah masyarakat rata-rata permanen.
Program lain yang nanti dikembangkannya di Amarasi Barat seperti tanaman lamtoro, sehingga pakan ternak sapi tidak berkurang.
Untuk mewujudkan itu, tentunya ketersedian air harus diperbanyak.
Ia akan mengatur bagaimana air bisa memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun pertanian dan perkebunan bisa tercukupi.
Bagi dia, air merupakan sumber kehidupan. Tanpa air tentunya semua segi kehidupan tidak akan berkembang.
Untuk bidang kesehatan, masyarakat tidak lagi berobat menggunakan kartu BPJS, tapi hanya dengan membawa KTP.
” Pelayanan kesehatan hanya menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP),” ujarnya.
Ia bertekad untuk melayani masyarakat Provinsi NTT dengan sepenuh hati karena masih banyak yang harus dibenahi.
Ia juga akan memberikan beasiswa kepada anak-anak sekolah.
Jika terpilih nanti, dirinya juga akan menyiapkan pabrik kemiri dan asam untuk daratan Timor, sehingga hasil dari masyarakat bisa diolah dalam bentuk kemasan untuk menambah penghasilan keluarga.
Cagub SPK juga akan memperhatikan rumah adat yang merupakan peninggalan para leluhur.
“Rumah adat di seluruh NTT akan direvitalisasi, sehingga terlihat bagus. Kita akan memperbaiki seluruh rumah adat di NTT,” janjinya. (tim)



