KALABAHI, NTT PEMBARUAN.id – Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, melakukan kunjungan kerja ke SMK Negeri 3 Kalabahi, Kabupaten Alor, Rabu (30/4/2025).
Ikut mendampingi Wagub NTT saat itu, Bupati Alor, Iskandar Lakamau, Wakil Bupati Alor, Rocky Winaryo, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Ambros Kodo, Kadis Perindustrian dan Perdagangan NTT, Sony Zet Libing, Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan NTT, Joaz B. Oemboe Wanda.
Kegiatan tersebut diawali dengan apel bersama diikuti para Kepala SMA/SMK se-Kabupaten Alor, para guru dan siswa/i SMK Negeri 3 Kalabahi. Dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) secara simbolis kepada SMA/SMK di Kabupaten Alor.
Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat para pendidik dan siswa dalam membangun kualitas pendidikan di Kabupaten Alor. Ia menegaskan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah bersama satuan pendidikan dalam meningkatkan mutu dan daya saing sekolah kejuruan maupun umum di NTT.
“Pemerintah memberikan perhatian yang sangat besar terhadap dunia pendidikan, baik Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten/Kota. Kenapa demikian? Karena sekolah adalah sarana kita mendidik, kita membina, kita mengajar anak-anak untuk menjadi manusia-manusia yang hebat di masa mendatang, untuk menjadi manusia-manusia yang dapat membangun diri, keluarga, bangsa dan negara,” papar Mantan Kapolda NTT ini.
“Tanpa pendidikan, tidak akan ada perubahan dalam kehidupan. Tanpa pendidikan, tidak akan ada kemajuan suatu masyarakat, suatu bangsa, suatu negara. Hanya pendidikan yang membuat seseorang itu bisa menjadi sesuatu,” ungkap Wagub Johni.
Lebih lanjut, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma memberikan motivasi kepada siswa/i agar disiplin, rajin dan jujur, sehingga bisa menggapai cita – cita setinggi-tingginya.
“Seperti kisah cerita dari Jack Ma, seorang pengusaha sukses yang adalah pendiri Alibaba Group, salah satu perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok. Kisah hidupnya adalah sebuah inspirasi, dari seorang Guru Bahasa Inggris yang sering ditolak saat melamar kerja hingga menjadi miliarder dunia. Oleh karena itu, anak-anakku tetaplah berpegang pada 3 hal yaitu disiplin, rajin dan jujur yang menjadi pokok dalam hidup kalian, mulai dari dunia pendidikan sampai dunia pekerjaan. Teruslah belajar. Never surrender,” imbuhnya.
Setelah apel, dilanjutkan dengan penyerahan bantuan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) secara simbolis kepada sejumlah SMA dan SMK di Kabupaten Alor.
Bantuan ini bertujuan untuk menunjang sarana dan prasarana pendidikan serta mendukung berbagai program peningkatan kompetensi siswa dan tenaga pendidik.
Adapun SMA/SMK di Kabupaten Alor yang mendapat bantuan dana DAU dan DAK yakni SMA Negeri Baranusa, untuk rehabilitasi bangunan sekolah sebesar Rp 500.000.000, SMA Negeri 2 Kabola, untuk pembangunan ruangan administrasi beserta perabotnya sebesar Rp 750.000.000.
Selanjutnya, SMA Negeri ALor Kecil, untuk pembangunan ruangan administrasi beserta perabotnya sebesar Rp750.000.000, SMA Negeri Atengmelang, untuk pekerjaan pengeboran sumur air tanah sebesar Rp 150.000.000, SMA Negeri Tamalabang,untuk pembangunan ruangan administrasi beserta perabotnya sebesar Rp 750.000.000.
Berikut, SMK Negeri 1 Kalabahi, untuk pengadaan peralatan praktik utama siswa kompetensi keahlian teknik komputer sebesar Rp 500.000.000, SMK Negeri 4 Kalabahi, untuk pengadaan peralatan praktek kejuruan sebesar Rp 1.500.000.000, SMK Negeri Ampera, untuk pengadaan peralatan praktek kejuruan sebesar Rp 1.500.000.000, SMK Negeri Malepea, untuk pengadaan peralatan teknologi informasi dan komunikasi sebesar Rp 100.000.000,
SMA Negeri 3 Kalabahi,untuk pembangunan ruangan kelas baru beserta perabotnya dan pembangunan toilet sebesar Rp 1.170.000.000.
Kunjungan ini tidak hanya menjadi momentum silaturahmi antara Pemerintah Provinsi NTT dan insan pendidikan, tetapi juga menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kabupaten Alor. (red/*)



