KUPANG, NTT PEMBARUAN.id- Senin, 18 Mei 2020,Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTT, Dr. drg. Domi Mere, M.Kes didampingiJuruBicaraGugusTugasPercepatanPenanganan Covid-19 Provinsi NTT yang juga Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si kembali mengumumkan tiga pasien positif Covid-19 asal Ende dariklaster Gowa, sehingga untuk NTT sudah bertambah menjadi 71 orang.
Kepada pers di Ruang Biro Humas dan Protokol Setda NTT, Senin (18/5/2020), Domi Mere menyebutkan, dari 94 spesimen swab yang diperiksa di Labotatorium Biomolekuler RSUD Prof. Dr. W. Z. Johannes Kupang, diketahui ada 3 spesimen swab yang terkonfirmasi positif Covid-19 asal Kabupaten Ende dari klaster Gowa yang saat ini sedang diisolasikan di RSUD Ende.
Ketiga pasien yang terkonfirmasi positif asal Ende itu, menurut Domi Mere, merupakan satu kerabat sehingga memudahkan untuk dilakukan tracking atau penelusuran, dan saat ini petugas di Kabupaten Ende telah berkoordinasi dengan para pihak untuk dilakukan tracking secara detil.
Lebih lanjut, Domi Mere mengatakan, dari 71 pasien positif Covid-19 di NTT itu, 6 orang sudah dinyatakan sembuh, 1 orang meninggal dunia , sisa 64 orang termasuk 3 orang asal Kabupaten Ende dari klaster Gowa yang baru diumumkan.
Rinciannya, Kabupaten Sikka 26 orang, Kota Kupang 15 orang, Manggarai Barat 12 orang, Sumba Timur 7 orang, Ende 4 orang, Rote Ndao 2 orang, Timor Tengah Selatan (TTS) 2 orang, Manggarai 1 orang, Flores Timur (Flotim) 1 orang, dan Nagekeo 1 orang, sehingga ada 10 kabupaten/kota dari 22 kabupaten/kota di NTT masuk dalam daftar zona merah.
“Kita doakan mudah-mudahan dalam waktu yang tidak terlalu lama, jumlah pasien sembuh juga meningkat. Kita juga memberikan apresiasi kepada Direktur RSUD Prof Dr.W.Z. Johannes Kupang dan jajarannya yang tidak henti–hentinya bekerja untuk menyelesaikan pemeriksaan rujukan sampel swab yang dikirim dari kabupaten/kota se-NTT ke RSUD Prof.Dr. W.Z Johanes Kupang,” tukasnya.
“Dalam perencanaan, kita juga akan mengambil sampel swab yang ada di daratan Sumba, karena sudah dilaporkan sudah ada 50 lebih sampel swab yang ada di Sumba yang siap dikirim ke Kupang, namun karena terbatasnya sarana trannsportasi,maka Bapak Gubernur melalui Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi NTT mengambil langkah-langkah untuk mempercepat pengangkutan menggunakan sarana transportasi khusus,” ujarnya. (ade)



