KUPANG, NTT PEMBARUAN.id — Sebanyak 10 orang mahasiswa/i dari Politeknik Negeri Kupang sudah melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II (BWS NT II ) Provinsi Nusa Tenggara Timur, sejak 21 Maret sampai dengan 20 Mei 2022.

Ke-10 mahasiswa/i ini berasal dari dua jurusan, yakni Jurusan Akuntansi Sektor Publik sebanyak 2 orang dan Jurusan Bisnis sebanyak 8 orang.

Jecquline Huna Kore, Jurusan Akuntansi Sektor Publik, salah satu peserta PKL dari Politeknik Negeri Kupang kepada wartawan media ini, setelah acara perpisahan dengan para pegawai BWS NT II,Rabu (25/5/2022) menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepala BWS NT II bersama jajarannya, yang telah menerima mereka untuk melaksanakan PKL selama 2 bulan di kantor itu.

Baca juga:  Kisah Dibalik Peti Jenazah Covid-19 yang Belum Terbayar Oleh Pemda Mabar

Secara khusus, ia juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Tata Usaha (KTU) BWS NT II, Chris Lake bersama stafnya  yang selalu mendampingi mereka selama melaksanakan PKL di kantor tersebut.

“Yang kami temui selama PKL di BWS NT II, sangat berbeda jauh dengan teori yang pernah diajarkan oleh para dosen di kampus. Tetapi, karena berkat bimbingan para pegawai di BWS NT II, kami dipacu untuk belajar menyesuaikan dengan kondisi lapangan kerja,” tukasnya.

Contohnya di bagian keuangan, tempat dirinya praktek yang sudah memakai aplikasi sakti. Awalnya, ia belum terlalu paham dengan aplikasi tersebut, tetapi karena belajar dan dibimbing terus oleh para pegawai di BWS NT II akhirnya bisa juga.

Baca juga:  Mukerwil Perindo NTT, Stanis Stan Maju Bupati Mabar 2024 Mendatang

Selama dirinya melaksanakan PKL di BWS NT II, banyak hal baru yang ditemuinya seperti membiasakan diri setiap hari  untuk bangun pagi berangkat kerja mulai jam 08.00 Wita – 16.30 Wita, mengikuti upacara bersama para pegawai di BWS NT II setiap hari senin, membantu para pegawai di bidang  pengelolaan keuangan, melakukan pengarsipan dan mengantar surat-surat.

Sebelumnya, Kepala Tata Usaha Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II, Provinsi NTT, Chris Lake merasa terbantu dengan kehadiran sepuluh mahasiswa/i dari Politeknik Negeri Kupang selama 2 bulan PKL di kantornya.

Di BWS NT II, kata Chris, sepuluh mahasiswa itu ditempatkan di beberapa Satuan Kerja (Satker) untuk belajar cara pengelolaan keuangan, pengarsipan surat dan sebagainya sesuai jurusan masing-masing.

Baca juga:  April, NTT Alami Inflasi 1,33 Persen

Kata Chris,  antara materi yang diajarkan di kampus, tentu berbeda dengan dunia kerja. Di dunia kerja, lebih banyak pekerjaan fisik di lapangan, sedangkan di kampus lebih banyak teori.

Karena itu, mereka dituntut untuk bisa menyesuaikan dengan situasi di lapangan kerja karena semuanya bekerja berdasarkan regulasi, tutupnya. (red)