Categories Humaniora

Progres Fisik Pembangunan Revitalisasi di SDN Balfai Capai 50 Persen

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id- Progres fisik program revitalisasi satuan pendidikan di UPTD SDN Balfai, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dibangun Tahun 2026 sudah mencapai 50 persen.

Hal itu disampaikan Kepala UPTD SD Negeri Balfai, Andina F.Lawa,S.Pd kepada wartawan di sekolahnya, Kamis (15/10/2026).

Andina mengatakan, Tahun 2026, UPTD SD Negeri Balfai mendapat program revitalisasi satuan pendidikan dari Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dengan pagu anggaran sebesar Rp 2.271.664.656.

Dana ini diperuntukkan untuk beberapa item pekerjaan, yaitu pembangunan 3 ruang kelas baru (RKB), pembangunan ruang UKS, pembangunan toilet beserta sanitasinya, rehabilitasi ruang administrasi, rehabilitasi 7 ruang kelas, rehabilitasi ruang perpustakaan dan penataan lingkungan.

“Dalam pelaksanaannya dipercayakan kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) UPTD SDN Balfai, dan saya sendiri penanggungjawabnya,” kata Andina.

Waktu pelaksanaannya selama 120 hari kalender, terhitung sejak Juli – 31 Desember 2026.

Dari beberapa item yang dikerjakan, kata Andina, yang sudah masuk tahap finishing adalah pekerjaan rehab.

Ia optimis, pekerjaan revitalisasi di sekolahnya tahun ini akan selesai tepat waktu.

Ditanya apakah ada kendala di lapangan, jawab Andina, untuk sementara tidak ada.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Presiden Prabowo dan Bupati Kupang, Yosef Lede yang sudah berjuang, sehingga sekolahnya bisa mendapat dana revitalisasi tahun ini.

Menurut dia, idealnya di UPTD SD Negeri Balfai dibangun 19 rombongan belajar (Rombel) sesuai jumlah siswanya 444 siswa dari kelas I -VI.

Tapi kenyataan saat ini hanya 9 ruang kelas.

Inilah progres fisik bangunan di SD Negeri Balfai, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Kamis (15/10/2026)

Dengan adanya penambahan 3 RKB yang dibangun dari dana revitalisasi tahun ini, lanjut beliau, maka jumlah ruang kelas bertambah menjadi 12 ruangan, masih kurang 7 ruang kelas lagi.

“Mudah-mudahan masih ada bantuan lagi, sehingga kebutuhan untuk 19 Rombel terpenuhi dan anak-anak tidak sekolah shift pagi dan siang lagi,” harap Lawa. (red)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya