Categories Ekbis

Pemprov NTT dan Delegasi Jiangxi Tiongkok Jajaki Peluang Kerjah Sama Fokus Pengembangan Potensi Daerah

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) bersama sejumlah pemerintah kabupaten/kota di NTT menyambut kunjungan delegasi Pemerintah Rakyat Kota Jinggangshan, Provinsi Jiangxi, Republik Rakyat Tiongkok (RRT) dalam acara silaturahmi dan perkenalan yang berlangsung di Kota Kupang, Selasa (27/10/2026) malam.

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk mempererat hubungan persahabatan sekaligus menjajaki peluang kerja sama pembangunan antara NTT dan Provinsi Jiangxi.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, Bupati Belu, Wilibrodus Lay, Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Yosep Falentinus Delasalle Kebo, S.IP., M.A,

Bupati Sabu Raijua, Krisman Bernard Riwu Kore, Bupati Rote Ndao, Paulus Henuk, S.H, Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titu Eki, S.Ars., M.Ars.

Hadir pula Executive Vice President Jiangxi People’s Association for Friendship with Foreign Countries, Mr. Tu Anbo, bersama delegasi yang membidangi kerja sama, pendidikan, teknologi, hubungan internasional, dan investasi.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma menyampaikan ucapan selamat datang kepada delegasi Tiongkok dan berharap pertemuan tersebut menjadi awal yang baik bagi terjalinnya hubungan yang lebih erat antara NTT dan Provinsi Jiangxi.

Ia menjelaskan, NTT merupakan provinsi kepulauan yang memiliki kekayaan sumber daya alam, keragaman budaya, serta potensi besar di sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan, kelautan, dan pariwisata. Salah satu destinasi unggulan NTT yang telah dikenal dunia adalah Labuan Bajo dengan Taman Nasional Komodo.

Namun, dibalik kekayaan tersebut, NTT masih menghadapi berbagai tantangan pembangunan, terutama dalam pemerataan akses pendidikan, pelayanan kesehatan, infrastruktur, dan penguatan ekonomi masyarakat.

Menurut Johni, potensi sumber daya alam yang dimiliki NTT perlu dikelola secara optimal agar mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kata Wagub Asadoma, NTT memiliki sumber daya alam yang sangat kaya.

Jika dikelola dengan baik, potensi tersebut dapat membawa dampak positif bagi masyarakat. “Karena itu, kami membutuhkan kemitraan, pengetahuan, inovasi, dan pengalaman dari berbagai pihak untuk mendukung pembangunan daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi NTT di bawah kepemimpinan Gubernur Emanuel Melkiades Laka Lena dan dirinya sebagai Wakil Gubernur terus mendorong pembangunan melalui visi dan misi daerah yang diterjemahkan dalam agenda prioritas, termasuk program Dasa Cita, dengan semangat “Ayo Bangun NTT.”

Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif pengembangan ekonomi masyarakat, antara lain One Village One Product (OVOP), Gerakan Beli NTT, NTT Mart, dan Dapur Flobamorata. Berbagai program tersebut diarahkan untuk memperluas pemasaran produk lokal, meningkatkan nilai tambah hasil produksi, serta memperkuat perekonomian masyarakat.

Di sektor pariwisata, Pemerintah Provinsi NTT juga terus berupaya mempromosikan potensi alam dan budaya daerah melalui berbagai inisiatif, agar pengembangan pariwisata dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma berharap, pertemuan dengan delegasi Provinsi Jiangxi dapat membuka peluang kerja sama konkret di berbagai bidang, seperti pertanian, peternakan, perikanan, pengolahan hasil produksi, pengembangan usaha, investasi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Ia juga menyambut baik rencana kunjungan delegasi pemerintah provinsi dan kabupaten di NTT ke Provinsi Jiangxi pada November 2026 mendatang. Kunjungan tersebut diharapkan menjadi kesempatan untuk saling mengenal potensi daerah, bertukar pengalaman, dan merumuskan peluang kerja sama yang dapat ditindaklanjuti.

“Bagi kami, kerja sama yang baik bukan hanya tentang kesepakatan yang ditandatangani, melainkan juga tentang manfaat yang dihasilkan. Hubungan yang dibangun hendaknya berlandaskan rasa saling menghormati, saling menguntungkan, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat kedua daerah,” ungkapnya.

Sementara itu, Mr. Tu Anbo menyampaikan terima kasih kepada Wakil Gubernur NTT,Johni Asadoma atas kehadiran dan sambutan hangat yang diberikan kepada delegasi Tiongkok.

Ia berharap, pertemuan tersebut menghasilkan hal-hal positif dan menjadi landasan bagi kerja sama yang sukses serta berkelanjutan.

Ia juga menyampaikan harapan agar kerja sama dapat dikembangkan secara progresif bersama Pemerintah Provinsi NTT dan pemerintah kabupaten, termasuk Kabupaten Belu, Malaka, Timor Tengah Utara, Rote Ndao, Sabu Raijua, dan Kabupaten Kupang.

Dalam sesi penyampaian potensi daerah, para kepala daerah menyambut baik kunjungan delegasi dan menyampaikan harapan agar pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama yang sesuai dengan keunggulan masing-masing wilayah.

Bupati Belu, Wilibrodus Lay menyampaikan apresiasi atas kedatangan delegasi Pemerintah Rakyat Kota Jinggangshan. Bupati Timor Tengah Utara juga mengucapkan terima kasih karena pemerintah daerahnya mendapat kesempatan mengambil bagian dalam pertemuan tersebut.

Bupati Rote Ndao,  Paulus Henuk,S.H menyoroti potensi garam dan pariwisata di wilayahnya.

Ia berharap peluang kerja sama dapat membuka jalan bagi pengembangan industri garam serta mendorong sektor pariwisata melalui kemitraan dengan pihak Tiongkok.

Senada dengan itu, Bupati Sabu Raijua menyampaikan bahwa daerahnya memiliki potensi di bidang industri garam, rumput laut, dan perikanan.

Ia berharap kunjungan tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi kerja sama yang mampu mengembangkan sektor-sektor unggulan tersebut.

Wakil Bupati Kupang, Aurum Titu Eki menyampaikan terima kasih atas kesempatan yang diberikan kepada Kabupaten Kupang untuk terlibat dalam penjajakan kerja sama ini.

Ia berharap hubungan antara Pemerintah Kabupaten Kupang dan Pemerintah Rakyat Kota Jinggangshan dapat berkembang menjadi kemitraan yang produktif dan saling menguntungkan.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilaksanakan penandatanganan dokumen kerja sama antara Bupati Belu dan delegasi Tiongkok. Penandatanganan ini menjadi salah satu langkah awal dalam membangun hubungan kelembagaan dan membuka peluang kolaborasi antara kedua pihak.

Pemerintah Provinsi NTT berharap kunjungan delegasi tersebut dapat memperluas wawasan pemerintah daerah mengenai peluang pengembangan ekonomi, teknologi, investasi, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Lebih dari sekadar pertemuan seremonial, penjajakan ini diharapkan berlanjut pada program kerja sama yang terukur dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui semangat “Ayo Bangun NTT”, Pemerintah Provinsi NTT berkomitmen untuk terus membuka ruang kemitraan dengan berbagai pihak, baik di dalam maupun luar negeri, guna mengoptimalkan potensi daerah dan mempercepat pembangunan yang inklusif serta berkelanjutan. (red/*)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya