Pembangunan Jembatan Liliba Dilakukan Addendum

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id- Pekerjaan Pembangunan Duplikasi Jembatan Liliba, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur dilakukan addendum/penambahan waktu pelaksanaan kontrak.

“Kami sudah usulkan untuk penambahan waktu pelaksanaan kontrak termasuk penambahan anggaran kurang lebih sebesar Rp 5 miliar dari nilai kontrak sebelumnya Rp 72.413.655.000,00. Usulan itu sementara dibahas di Jakarta,” kata Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Kasatker PJN) Wilayah I BPJN NTT, Azhari, ST, MT kepada media ini di Kupang, Rabu (3/7/2024).

Alasan penambahan waktu dan anggaran itu, menurut Azhari, karena penambahan item pekerjaan seperti pembangunan tanggul penahan tanah (TPT) untuk mengarahkan aliran air sungai di bawah jembatan yang mau bangun itu.

Karena itu, ia mengusulkan ke pusat untuk penambahan waktu pelaksanaan kontrak hingga akhir Desember 2024 dari sebelumnya hanya 360 hari kalender saja.

Kata Azhari, di lapangan tidak ada hambatan karena semua stok material ready, kecuali masalah lahan saat star awal sebelumnya sempat terhenti pekerjaan kurang lebih 2 bulan, tapi sekarang sudah normal.

Sementara progres fisik terkini untuk pembangunan Jembatan Liliba, ujar dia, sudah mencapai 50 persen. (red)

Bagikan