KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Pada Mei 2019, kota-kota Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) mengalami inflasi sebesar 0,30 persen, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 134,98. Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,29 persen, dan Kota Maumere mengalami inflasi sebesar 0,42 persen.
Inflasi Mei 2019 di NTT terjad karena adanya kenaikan indeks harga pada tiga kelompok pengeluaran, dimana kelompok bahan makanan mengalami kenaikan sebesar 0,04 persen, kelompok sandang sebesar 0,42 persen, dan transportasi sebesar 1,68 persen.
Sedangkan kelompok makanan jadi, perumahan, kesehatan dan pendidikan mengalami penurunan indeks harga masing-masing sebesar 0,02, 0,12,0,03, dan 0,02 persen, sebut Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT), Maritje Pattiwaellapia kepada wartawan di Ruang Rapat BPS setempat , Senin (10/6/2019).
Maritje mengatakan, inflasi sebesar 0,30 persen pada Mei 2019 itu mengalami penurunan dibanding inflasi yang terjadi pada April 2019 sebelumnya sebesar 0,51 persen. Inflasi terendah terjadi di Kota Kupang sebesar 0,29 persen, sementara bobot inflasi tertinggi terjadi di Kota Maumere sebesar Rp 0,42 persen.
Tingginya inflasi di bidang transportasi akibat menurunnya jumlah penumpang, sehingga harga tiket juga mengalami kenaikan. “Saya sendiri mengalami di Bandara kemarin, memang penumpang di Bandara cukup sepi, sehingga harga tiket mengalami kenaikan,” aku Maritje
Pada Mei 2019, lanjut dia, dari 82 kota sampel IHK Nasional, 81 kota mengalami inflasi dan 1 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tual sebesar 2,91 persen, dan terendah terjadi di Kota Kediri dengan inflasi sebesar 0,05 persen. Sedangkan deflasi terjadi di Kota Merauke sebesar 1,12 persen. (ade)



