LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.id- Mempringati Hari guru ke 76 pada 25 November 2021, DPC Partai Demokrat Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) mendorong pemerintah daerah (Pemda) agar memperhatikan nasip guru, terutama guru kontrak daerah, guru honor dan guru komite.
Hal ini disampaikan Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Manggarai Barat, Rikardus Jani kepada media ini di Labuan Bajo, Kamis (25 /11/ 2021) yang bertepatan dengan Peringatan Hari PGRI Ke-76.
Kata Rikar, pemerintah dalam pengantar nota keuangan RAPBD Tahun 2022 Kabupaten Manggarai Barat, optimis bahwa PAD akan meningkat hingga sebesar Rp 326 miliar lebih.
Seiring dengan hal itu target belanja daerah konteks kesejahtraan guru yang pada Tahun 2021 dipangkas harus kembali dinaikkan pada Tahun 2022.
“Dalam pengatar nota keuangan, Pemda optimis bahwa PAD kita meningkat. Maka ikutanya belanja daerah untuk kesejahtraan guru yang sebelumnya dipangkas, harus kembali dinaikan. Teristimewa untuk gaji guru kontrak daerah dan insentif untuk guru komite ,” sebut Rikar Jani.
Ia menerangkan bahwa perhatian terhadap kesejahtraan guru telah menjadi sikap resmi Fraksi Partai Demokrat Plus dalam pandangan umum Fraksi pada rapat paripurna DPRD Mabar terkait pengantar nota keuangan RABPD Kabupaten Mabar Tahun 2022 pada Senin, 22 November 2022 lalu.
“Ini adalah salah satu sikap politik kami dan sudah kami sampaikan dalam pandangan umum Fraksi pada rapat paripurna DPRD terkait pengantar nota keuangan RAPBD Tahun 2022,” terang Ketua Fraksi Demokrat DPRD Mabar itu.
Ia menyampaikan apresiasi kepada para guru se-Kabupaten Manggarai Barat atas segala prestasi yang diraih oleh para siswa-siswi.
“Pujian dan rasa hormat yang tinggi kepada para guru se -Kabupaten Manhgarai Barat atas segala kerja kerasnya meski di tengah pandemi, tetap memperjuangkan prestasi siswa. Rasa hormat ini tulus dari hati yang terdalam, sebab guru adalah fondasi pembangunan,” puji dia.
Ia mengharapkan agar para guru tetap konsisten pada komitmen sebagai pendidik agar menjaga integritas, kredibilitas serta dedikasinya terhadap nusa dan bangsa.(fon)



