GUA Maria Bukit Petro di Desa Bari, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur merupakan tempat ziarah yang memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.

Untuk mendukung pembangunan Gua tersebut, Forum Pemuda Macang Pacar Peduli Perubahan (FPMP3) bersama Orang Muda Katolik (OMK) Paroki Santu Martinus Bari melakukan penggalangan dana melalui proposal ke berbagai pihak.

Sebelumnya Dewan Pastoral Paroki (DPP) St. Martinus Bari bersepakat untuk melakukan kegiatan penataan ulang Gua Maria Bukit Petro yang terletak di Desa Bari kurang lebih 500 meter dari Gereja St. Martinus Bari bagian Barat, kedepannya sebagai tempat wisata rohani yang bisa dikunjungi kapan saja oleh masyarakat.

Melalui sektor pariwisata, bisa mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dan yang paling penting untuk memenuhi kebutuhan jasmani bagi umat sekaligus akan dijadikan tempat berziarah untuk berdoa kepada Bunda Maria.

Gua yang berlokasi di atas bukit petro tersebut kedepannya akan dijadikan tempat pariwisata holistik dan bagi peziarah juga bisa menikmati suasana indahnya gua alam dengan rimbunan pohon serta suasana alam yang nyaman dirasakan bagi setiap pengunjung.

Baca juga:  Hentikan Perampasan Tanah Atas Nama Pembangunan Kawasan Wisata Premium Labuan Bajo

Dalam semangat menggereja, DPP beserta umat Gereja St. Martinus Bari bergotong-royong dalam mewujudkan pembangunan tersebut. Hal itu terlihat jelas dengan semangat OMK bersama Forum Pemuda Macang Pacar Peduli Perubahan (FPMP3) dalam upaya penggalangan dana, karena mengalami keterbatasan anggaran untuk mewujudkan gagasan tersebut.

Melalui Sekretaris FPMP3, Eras Tengajo dan perwakilan dari Orang Muda Katolik (OMK), Jalis Bentah, bergerak untuk mewujudkan pariwisata holistik dan bergandengan tangan semua pihak untuk membantu mencari para donatur yang membuka hati, menyalurkan uluran tangan kasih dalam proses pembangunan Gua Maria Bukit Petro, Paroki Santu Martinus Bari itu.

“Sebagai pemuda harus terlibat proaktif dalam mendukung dan mewujudkan pariwisata holistik sesuai hasil Sinode III Keuskupan Ruteng pada Tahun 2022 sesuai tema yang diangkat ” Tahun Pastoral Pariwisata Holistik”.

Untuk itu, pembangunan Gua Maria Bukit Petro ini merupakan salah satu pengembangan pariwisata holistik yang ada di Paroki St.Martinus Bari, ujar Eras Tengajo, Sekretaris FPMP3 dalam keterangan tertulisnya yang diterima media ini, Kamis (19/5/2022) di Labuan Bajo.

Baca juga:  HIMPAUDI Kabupaten Kupang Peringati Hardiknas Ke--133 Tahun

Ia mengatakan, pembangunan Gua Maria tersebut akan dijadikan tempat wisata rohani dan tempat berziarah bagi umat Paroki St. Martinus Bari maupun umat paroki lainnya di wilayah Manggarai Barat.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Gua Maria Bukit Petro, Fransiskus Tote menyambut baik atas kepedulian dari kedua tokoh pemuda FPMP3 dan OMK yang turut membantu panitia dalam mendukung mencari uluran tangan kasih dari semua pihak untuk menyukseskan pembangunan pariwisata holistik Gua Maria Bukit Petro tersebut.

Selain untuk pembangunan Gua Maria sebagai tempat wisata rohani tentunya secara ekonomi juga akan berdampak positif bagi umat karena dapat disatukan dengan berbagai kegiatan masyarakat seperti kuliner, penjualan barang kudus (Rosario, Patung, Buku Doa dan lain-lain) dan kerajinan umat atau masyarakat yang dapat dipasarkan di sekitar lokasi wisata rohani itu ke depannya.

Untuk diketahui, melalui hasil kesepakatan umat se-Paroki Santu Martinus Bari dalam rapat bersama Dewan Pastoral Paroki (DPP) rencana anggaran biaya (RAB) pembangunan Gua Maria Bukit Petro sebesar Rp 300.000.000 (Tiga Ratus Juta Rupiah).

Baca juga:  Tiga Anggota DPRD NTT Tinjau Kondisi Fisik Bendungan Wae Cebong di Mabar

“Semoga pembangunan Gua Maria ini diberikan kelancaran dan kemudahan serta Tuhan akan membalas niat baik bagi segenap pihak yang memberikan bantuan uluran tangan kasih dengan tulus dan ikhlas,” ucap pria yang biasa disebut Tote itu.

Bagi saudara-saudari yang berniat mengulurkan tangan untuk mendukung pembangunan Gua tersebut bisa berdonasi melalui rekening panitia di bawah Ini :

1. Romo Paroki Santu Martinus Bari, Romo Benediktus Hengki,Pr, No. Rekening Bank NTT / 2504605271

2. Bendahara ( Elistrius Jali Bonis Bentah) No. Rekening bank NTT / 2504605356).

Adapun kontak nomor handphone yang bisa dihubungi, (OMK (082189489096 -Jalis) dan sekretaris FPMP3 (081246446271 – Eras) (fon/*)