KUPANG, NTT PEMBARUAN.id- Direktur Utama (Dirut) PDAM Kabupaten Kupang, Joni B.Sulaiman,S.Sos,M.Si menyatakan kesiapannya untuk mendukung penuh Visi Misi Bupati Kupang, Yosef Lede dan Wakil Bupati Kupang, Aurum O.Titu Eki.
“Kami berkomitmen bekerja merujuk pada Visi Misi Bupati dan Wakil Bupati Kupang, khususnya program pelayanan air bersih di seluruh wilayah Kabupaten Kupang,” tekad Dirut PDAM Kabupaten Kupang, Joni B.Sulaiman,S.Sos,M.Si saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Kamis (17/7/2025).
Ia berjanji, akan mengoptimalkan pelayanan air bersih kepada para konsumen sambil mengevaluasi kinerja pelayanan petugasnya yang selama ini dikeluhkan masyarakat, terutama konsumen.
Karena itu, di awal kepemimpinannya, ia akan melakukan pembenahan dan penataan internal, seperti penataan administrasi dan memberikan edukasi terkait perilaku petugasnya yang belum memahami prinsip-prinsip pelayanan.
“Jadi, secara bertahap, saya membangun mindset para petugas/pegawai PDAM dulu tentang pelayanan yang memuaskan konsumen,” ungkap Joni, yang pernah Caleg DPRD NTT 2024-2029 dari PSI ini.
Untuk memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Kupang, Joni, yang baru dilantik, 26 Mei 2025 oleh Bupati Yosef Lede itu, telah melakukan survei sumber mata air yang potensial di beberapa tempat.
Lokasi sumber mata air potensial yang telah disurveinya, seperti sumber mata air Tarus, sumber mata air Baumata, sumber air dari Bendungan Tilong, sumber air dari Bendungan Raknamo yang saat ini sudah menjadi SPAM,dan sumber mata air di lokasi 2.100 unit rumah untuk warga eks pengungsi Timtim di Camplong, Kecamatan Fatuleu.
Khusus di lokasi perumahan eks pengungsi Timor Timur, menurut Joni, sumber mata airnya cukup besar dan sangat potensial untuk pengembangan jaringan.
Sedangkan, di Kotabeis, Amarasi, lanjut beliau, bersumber dari sumur bor dan bisa melayani 200 kepala keluarga (KK).
Lokasi lain, yang telah disurveinya, seperti sumber mata air Nainifu di Amfoang Utara dengan debitnya cukup besar 50 liter/detik yang selama ini terbuang begitu saja ke kali.
“Kalau kita kelola bisa melayani 2 kecamatan, dan yang paling fokus adalah Kecamatan Amfoang Utara,” pungkasnya. (red)



