Cegah Stunting dan Kemiskinan Ekstrem, Umat Buddha Siap Bantu Pemprov NTT

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Umat Buddha siap membantu Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) dalam mencegah masalah stunting dan kemiskinan ekstrem di NTT.

Kesiapan itu dikemukakan Ketua Persatuan Umat Buddha Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur (Permabudhi NTT), Indra Effendy kepada wartawan di sela-sela acara syukuran Dharmasanti Waisak 2568 TB/2024 Umat Buddha NTT yang berlangsung di Hotel Harper Kupang, Senin (27/5/2024) malam.

Tema yang diusung dalam acara itu, Kesadaran Keberagaman Jalan Hidup Luhur, Humanis dan Bahagia.

Acara syukuran bersama ini merupakan rangkaian peringatan Hari Raya Waisak 2568 TB Tahun 2024 bagi umat Buddha di NTT.

Perayaan Dharmasanti Waisak, kata Indra, bukan hanya sekedar suka cita, tetapi lebih mempererat hubungan antara internal umat Buddha, umat Buddha dengan umat beragama lainnya dan hubungan umat Buddha dengan pemerintah.

Ia berharap, umat Buddha dapat hidup selaras dengan umat beragama lainnya sesuai tema nasional Hari Raya Waisak Tahun 2024 yaitu Kesadaran Keberagaman Jalan Hidup Luhur, Humanis dan Bahagia.

Ia mengatakan, umat Buddha siap membantu pemerintah dalam penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem.

“Kami berusaha berbuat sebaiknya,” tandasnya.

Sementara itu, Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia G. L. Kalake, SH, MDC melalui Asisten I Setda NTT, Dra. Bernadeta Usboko mengajak umat Buddha di Provinsi NTT untuk sama-sama bergandengan tangan membangun NTT ke arah yang lebih baik menuju Indonesia Emas 2045.

“Mari terus berkolaborasi untuk mewujudkan NTT maju dan sejahtera,” ajak Bernadeta. (ris)

Bagikan