Categories Ekbis

Bertepatan Hari Pelanggan Nasional, PLN UPT Kupang Nyalakan Harapan Keluarga Anjo Koilhar

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id — Peringatan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026 menjadi momentum penuh keharuan bagi keluarga Anjo Koilhar, Warga RT 014/RW 006, Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) ini akhirnya resmi menikmati akses listrik mandiri di rumahnya.

Setelah kurang lebih 10 tahun menanti penerangan listrik dari PLN, Jumat (4/9/2026) sudah terjawab.

Kebahagiaan tersebut terwujud berkat program kepedulian pegawai PLN, Light Up The Dream (LUTD), yang dihadirkan langsung oleh PLN Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang.

Penyalaan listrik secara simbolis dipimpin langsung oleh Manager UPT Kupang, Hikmah Prasetia, bersama jajarannya. Momen bersejarah ini turut disaksikan oleh Ketua RT 014/RW 006 Kelurahan Sikumana, Alpius Kamuihkar.

Manager PLN UPT Kupang, Hikmah Prasetia, menyampaikan bahwa Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar seremoni pelayanan rutin, melainkan momen nyata untuk mendekatkan diri dan memberikan dampak langsung bagi kehidupan masyarakat.

“Melalui program Light Up The Dream, kami ingin memberikan makna yang lebih dalam di Hari Pelanggan Nasional. Kami bersyukur dapat ikut mewujudkan pendar cahaya di rumah Anjo Koilhar yang telah 10 tahun menantikannya. Bagi kami, ketika listrik menyala, di situlah harapan dan kebahagiaan keluarga ikut menyala,” ujar Hikmah.

Hikmah berharap hadirnya akses listrik mandiri ini dapat menunjang aktivitas sehari-hari serta membuka peluang dan kesempatan kehidupan yang lebih baik bagi keluarga Ibu Milka ke depannya.

Senada dengan hal tersebut, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (UIW NTT), F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa program LUTD merupakan wujud kepedulian insan PLN yang menyisihkan rezekinya untuk membantu masyarakat prasejahtera mendapatkan akses listrik.

“Kisah penantian keluarga Anjo Koilhar selama satu dekade menjadi pengingat bagi kami bahwa kehadiran listrik memiliki arti mendalam—bukan sekadar penerangan, melainkan tentang harapan dan kehidupan yang ingin terus berkembang. PLN berkomitmen untuk terus hadir menyalakan mimpi masyarakat,” ungkap Eko.

Rasa haru dan syukur tak membendung terpancar dari raut wajah Milka Atri Yuliana Kause istri dari Anjo Koilhar , yang berprofesi sebagai seorang ibu rumah tangga yang mendampingi suaminya yang bekerja sebagai buruh harian.

“Puji Tuhan, kami sangat bersyukur. Setelah kurang lebih 10 tahun menunggu, akhirnya kami memiliki listrik sendiri di rumah. Terima kasih banyak kepada PLN atas bantuan dan kepeduliannya. Listrik ini sangat berarti bagi keluarga kami,” tutur Milka dengan mata berkaca-kaca.

Apresiasi juga datang dari Ketua RT 014/RW 006 Kelurahan Sikumana, Alpius Kamuihkar.

Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian PLN terhadap warganya yang membutuhkan.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PLN. Kehadiran listrik ini memberikan kebahagiaan luar biasa dan sangat membantu aktivitas keluarga Anjo Koilhar. Kami berharap program kebaikan seperti ini dapat terus berlanjut agar semakin banyak warga yang merasakan manfaatnya,” kata Alpius.

Bagi keluarga Anjo Koilhar, tanggal 4 September 2026 menjadi titik balik yang tak terlupakan. Bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional, penantian panjang selama satu dekade resmi usai. Kini, bukan hanya cahaya yang menerangi sudut rumah mereka, melainkan juga mimpi, harapan, dan masa depan baru yang ikut menyala.

Light Up The Dream merupakan program penyambungan listrik gratis yang berasal dari donasi secara sukarela dari pegawai PLN. Program ini bertujuan untuk membantu masyarakat prasejahtera yang belum menikmati akses listrik secara mandiri di seluruh Indonesia. (red/*)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya