Categories Daerah Hukrim

Dianiaya Sekelompok Pemuda, Idrus Mendapat Lima Jahitan di Kepala

MBAY, NTT PEMBARUAN.id-  Idrus Nur,S.T (48) Warga Kelurahan Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo mendapat lima jahitan di kepalanya  setelah dianiaya oleh sekelompok pemuda mabuk, Minggu (26/4/2020)  sekitar pukul 17.00 Wita (jam 5 sore) di rumah korban.

Usai dianiaya sekelompok pemuda mabuk saat itu, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Danga, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo  untuk mendapat perawatan medis dengan lima jahitan di kepalanya.

Kepada wartawan media ini usai pengambilan berita acara pemeriksaan (BAP) di Polres Nagekeo, Senin (27/4/2020), korban Idrus menerangkan,  kejadian itu berawal dari dirinya diminta oleh Ketua RT untuk menutup jalan setapak yang ada di samping rumahnya dengan alasan untuk bisa mengontrol orang-orang  yang keluar masuk di lingkungan itu.

“Anak -anak muda yang sering melewati jalan setapak tersebut merasa tersinggung dan melakukan penganiayaan kepada saya. Sebelumnya,  mereka (anak-anak muda,red) menyatakan, baik kau tutup tidak apa- apa, tapi kau tidak aman di sini,  saya (anak-anak muda,red)  orang sini.  Saya sempat bilang kepada anak – anak yang tinggal di rumah untuk panggil  Ketua RT, sambil masuk ke dalam rumah.  Waktu saya balik mau melihat mereka (sekelompok anak muda itu,red), dimana salah satu dari  mereka (sekelompok pemuda itu,red) memegang tangan saya sambil mendorong, sehingga saya  terjatuh,” terang korban.

Korban penganiayaan Idrus Nur, saat ditemui media ini usai pengambilan BAP di Polres Nagekeo, Senin (26/4/2020) (Foto : Muhamad Dedi Ingga/NTT PEMBARUAN.id)

Saat itu, lanjut korban, dirinya dipukul  oleh sekelompok pemuda tersebut menggunakan bangku dan sekop dari belakang, yang mengakibatkan kepala korban luka sehingga mendapat  5 jahitan di kepalanya di Puskesmas Danga.

“Saya masih merasa pusing sampai saat ini. Sungguh saya sangat merasa tertekan dengan kejadian ini, apalagi kejadian ini terjadi di hadapan istri dan anak – anak saya. Saya berharap,  persoalan ini tetap diusut tuntas karena sampai saat ini baru dua pelaku ditahan di Polres Nagekeo.  Saya minta Polres Nagekeo segera menangkap pelaku -pelaku lainnya yang belum ditangkap sampai saat ini,” pinta korban. (mat)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya