REO, NTT PEMBARUAN.id – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Flores Bagian Barat (FBB) sukses mengoperasikan Transformator Automatic Voltage Regulator (AVR) berkapasitas 3 Mega Watt (MW) di Gardu Hubung (GH) Reo, Kabupaten Manggarai, Sabtu (27/6/2026).
Langkah strategis ini menjadi titik balik peningkatan kualitas hidup dan keandalan listrik bagi masyarakat setempat.
Transformator Automatic Voltage Regulator (AVR) merupakan perangkat sistem kelistrikan pintar yang berfungsi menjaga tegangan keluaran tetap konstan dan stabil. Alat ini secara otomatis mendeteksi fluktuasi tegangan dan menyesuaikannya secara real-time, sehingga seluruh beban perangkat listrik maupun generator aman dari risiko lonjakan (surge) atau penurunan (drop) voltase yang drastis.
Melalui pengoperasian infrastruktur baru ini, PLN berhasil mendongkrak kualitas tegangan distribusi dari semula yang berfluktuasi di angka 17,7 kV menjadi stabil di posisi optimal 19,8 kV.
Dampak positifnya langsung dirasakan secara nyata oleh masyarakat Reo dan sekitarnya. Pasokan listrik kini jauh lebih andal dan konsisten untuk menopang aktivitas rumah tangga, fasilitas pelayanan publik, hingga roda perekonomian sektor usaha.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Flores Bagian Barat, Eki Putra, menjelaskan bahwa pemasangan AVR ini adalah respons nyata PLN terhadap kebutuhan masyarakat akan energi listrik yang berkualitas, bukan sekadar menyala.
“Pengoperasian Transformator AVR ini adalah wujud komitmen humanis PLN untuk menghadirkan terang yang berkualitas bagi kehidupan sehari-hari warga. Dengan naiknya tegangan menjadi 19,8 kV, aktivitas domestik, pelayanan publik di puskesmas dan sekolah, serta geliat dunia usaha kini bisa berjalan jauh lebih optimal. Listrik yang stabil adalah fondasi utama bagi kebahagiaan keluarga dan kesejahteraan ekonomi daerah,” ujar Eki.
Eki juga menambahkan bahwa pasokan tegangan yang stabil sesuai standar ini memiliki dampak jangka panjang yang menguntungkan pelanggan, yakni memperpanjang umur pakai (lifetime) dan mengoptimalkan kinerja peralatan elektronik milik masyarakat maupun pelaku industri lokal.
Apresiasi mendalam turut datang dari elemen pelayanan publik setempat.
Kepala Perusahaan Daerah Air Minum Instalasi Kota Kecamatan (PDAM IKK) Reo, Maksiminus Kantur, menyampaikan rasa terima kasihnya atas langkah progresif yang diambil oleh PLN.
“Kami sangat berterima kasih kepada PLN atas perbaikan tegangan listrik ini. Sekarang tegangan tidak lagi drop dan lampu-lampu tidak redup lagi. Ini sangat membantu kelancaran operasional fasilitas publik seperti kami dalam melayani kebutuhan air bersih masyarakat tanpa hambatan teknis akibat listrik,” ujarnya.
Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa pemerataan kualitas infrastruktur distribusi kelistrikan di seluruh pelosok NTT terus menjadi fokus utama perseroan.
“Keandalan sistem kelistrikan tidak hanya diukur dari tersedianya arus listrik, melainkan dari mutu dan stabilitas tegangan yang diterima langsung di rumah-rumah pelanggan. Pengoperasian AVR di Reo adalah langkah berkesinambungan kami untuk memastikan setiap warga mendapatkan hak energi yang aman dan berkualitas. Kami optimistis, hadirnya listrik yang kokoh ini akan meningkatkan daya sang ekonomi lokal serta mengukir senyum kesejahteraan bagi masyarakat Manggarai,” pungkas Eko.
Langkah modernisasi jaringan di GH Reo ini mempertegas arah transformasi PLN menuju sistem distribusi yang modern, andal, dan berkelanjutan.
Ke depan, PLN berkomitmen untuk terus memetakan, mengevaluasi, dan memperluas kapasitas infrastruktur kelistrikan di wilayah Flores guna mengimbangi pertumbuhan populasi, kebutuhan masyarakat serta iklim investasi daerah yang dinamis.(red/*)




