Categories Ekbis

APBD Berat di Belanja Pegawai, Gubernur NTT Akan Tingkatkan PAD

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanjan Daerah (APBD) Provinsi NTT lebih banyak dialokasikan untuk belanja pegawai untuk itu, Pemprov NTT akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dua kali lipat di Tahun 2026.

Hal ini disampaikan Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena dalam amanatnya saat memimpin Apel Kekuatan bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemprov NTT, bertempat di halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Senin (23/6/2025).

Apel Kekuatan ASN ini dihadiri oleh para Asisten Sekda serta seluruh Pimpinan Perangkat Daerah dan ASN Lingkup Pemerintah Provinsi NTT.

“Postur APBD kita, lebih banyak untuk belanja pegawai. Dan satu-satunya cara yang paling memungkinkan untuk kita lakukan adalah harus menggenjot PAD. Untuk itu, butuh kerja sama, kerja keras dan sinergisitas di antara kita semua. Tidak bisa kita berjalan masing-masing dan kerja sendiri,” ujar Melki.

Di hadapan seluruh ASN yang hadir, Gubernur menegaskan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) NTT tahun ini sebesar 1,4 Triliun dan harus meningkat dua kali lipat menjadi 2,8 Triliun untuk tahun depan. Untuk mencapai target dimaksud, Gubernur bersama Wakil Gubernur berkomitmen untuk dapat meningkatkan PAD dengan cara yang baik.

“Bahkan sampai saat ini, kami sudah cari cara bagaimana melibatkan berbagai pihak agar aset-aset tidur dari pemerintah provinsi NTT ini bisa produktif untuk menambah penghasilan masyarakat dan peningkatan PAD,” tegasnya.

Menurut Gubernur, target peningkatan PAD Pemprov NTT bisa tercapai asal semua pihak bersinergi dan berkolaborasi. Tidak hanya itu, Gubernur juga meminta agar para ASN dan masyarakat NTT umumnya harus lebih sering menggunakan produk-produk lokal NTT untuk mendukung perekonomian di NTT yang lebih maju.

Dalam arahannya, Gubernur juga menyinggung rencana Pemprov NTT untuk membuat NTT Mart yang nantinya akan menjadi wadah penjualan produk-produk lokal NTT.

“Kita juga rencana membuat yang namanya NTT Mart, dimana nanti NTT Mart ini seperti Alfamart atau Indomaret dengan mayoritas diisi produk-produk NTT. Apa saja, sejauh sudah memenuhi standar BPOM atau PIRT. Hal ini agar perputaran ekonomi kita di NTT bisa berjalan baik,” ujarnya.

Terkait dengan penambahan ASN di lingkup Pemprov NTT, baik itu CPNS maupun PPPK, Gubernur meminta agar semua Pimpinan Perangkat Daerah untuk memberdayakan dengan baik potensi SDM yang ada.

Sehingga Gubernur Melki berujar dan mengingatkan agar setiap ASN untuk siap ditugaskan di seluruh wilayah NTT, khususnya dalam mendukung pusat pertumbuhan baru seperti beberapa tempat yang memiliki potensi-potensi unggulan yakni pengembangan rumput laut di Sabu Raijua, Garam di Rote, juga sektor-sektor lainnya seperti pertanian, peternakan, kehutanan juga potensi energi terbarukan.

“Dengan bertambahnya ASN baik CPNS dan PPPK, ini merupakan berkat besar bagi kita dalam memaksimalkan pelayanan publik serta kinerja Perangkat Daerah, tapi ini juga tanggung jawab besar untuk kita. Para ASN tidak bisa hanya duduk di kantor saja. Tapi harus siap ditempatkan di luar Kupang termasuk di daerah-daerah yang kita dorong sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang baru serta menjadi bagian dalam gerakan pembangunan tersebut,” ujar Gubernur Melki. (ris)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya