LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.id – Kamis, 28 Oktober 2021, SMA Negeri 2 Komodo, Kabupaten Manggarai Barat merayakan ulang tahunnya ke-10.
Acara Ultah ke-10 yang berlangsung di halaman sekolah itu dengan tema ” Menjadikan Rahim Yang Menghidupkan”.
Ultah ke-10 SMAN 2 Komodo tersebut bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, yang merupakan hari bersejarah nasional.
Oleh karna itu, perayaannya diawali dengan pembacaan janji Sumpah Pemuda, kata Kepala SMA Negeri 2 Komodo, Agustinus Bayuwarta kepada media ini, Kamis (28/10/2021).
Tema yang diangkat, ujar Agus, menyiratkan makna bahwa segenap guru dan karyawan perlu bekerja lebih optimal dan efisien sehingga dapat memberikan pendidikan yang terbaik kepada seluruh peserta didik di sekolah itu.
Selain itu, optimis mewujudkan sekolah sebagai tempat yang nyaman dan menyenangkan untuk seluruh warga Smandu dalam aktivitas mengajar , bekerja dan belajar.
Agus mengatakan, Ultah menjadi ajang refleksi dan evaluasi setiap kinerja, baik bagi para guru yang memberikan pelajaran maupun siswa-siswi yang mengikuti pelajaran.
“Hari ini, Kamis (28/10/2021) kita merayakan 10 tahun SMAN 2 Komodo. Ini menjadi momentum terbaik bagi kita untuk melihat hari kemarin dan menata hari esok. Kekurangannya dikuburkan, kelebihan kita pertahankan dan kita tingkatkan,” kata Agus.
Kepada seluruh siswa-siswi SMAN 2 Komodo, ia berpesan agar mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila serta menjadi siswa yang berkarakter Pancasila, yaitu kemandirian, gotong royong, kebinekaan, kritis dan kreatif.
“Saya berharap siswa-siswi SMAN 2 Komodo harus merdeka dalam belajar. Tidak ada tekanan, tidak ada intervensi, tetapi secara bebas mengaktualisasikan potensi dirinya,” kata orang nomor satu di sekolah itu.
Lebih lanjut, Agus yang telah menjabat selama sepuluh tahun itu mengatakan, dunia sudah semakin maju dengan kehadiran teknologi yang canggih. Oleh karena itu, semua elemen, baik guru maupun siswa harus bisa menyesuaikan diri dengan kegiatan-kegiatan berbasis digital.
Agus mengingatkan para guru untuk tidak melek digital, tetapi harus belajar agar mahir dan bisa menguasainya. Para guru dituntut untuk pandai memanfaatkan kecanggihan teknologi digital karena itu menjadi kebutuhan saat ini.
“Kita mau diajar oleh guru dari Amerika, kita tinggal klik google. Kita akan ketemu dengan orang yang kita cari,” tuturnya.
Sementara itu, Koordinator Pengawas (Korwas) SMA/SMK Kabupaten Manggarai Barat, Drs. Paulus Hansko menyampaikan ucapan selamat atas ultah ke-10 SMAN 2 Komodo.
Ia berharap, segala pencapaian yang telah diraih terus dipertahankan.
Pasalnya, SMAN 2 Komodo punya rekam jejak yang baik dan wajib untuk dipertahankan.
“Harapan ke depannya SMA ini tetap maju dan suatu saat mencapai titik kejayaan,” harapnya.
Turut hadir dalam perayaan ulang tahun ke-10 SMAN 2 Komodo tersebut diantaranya, dewan guru, siswa/i, Kades Nggorang, Abubakar Sidik, Ketua Komite, Yohanes Jehudin, Tokoh Masyarakat Nggorang, Rofinus Rim, pimpinan masing-masing sekolah terdekat, Tokoh Agama Islam, Ustadz Komarudin, Tokoh Agama Katolik, Pater Danto,SVD, alumni angkatan 2014, Rikardus Nompa. (fon)




