KUPANG, NTT PEMBARUAN.id- Warga Kelurahan Liliba, Kota Kupang keluhkan masalah infrastruktur saat berdialog dengan Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, S.Sos., M.Sc di rumah Ketua RT 39, Amros Awanai, Sabtu (8/3/2025). Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis mendengarkan langsung berbagai keluhan dan aspirasi masyarakat terkait infrastruktur, pelayanan publik, hingga pemberdayaan masyarakat.
Dialog ini dihadiri Anggota DPRD Kota Kupang, Maria Rosalinda Uta Teku, Sekretaris Lurah Liliba, Johanis Dubu, serta sejumlah Ketua RT dan RW se-Kelurahan Liliba.
Ketua RT 39, Amros Awanai mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kedatangan Wakil Wali Kota Kupang di kelurahan mereka.
Ia berharap, semua keluhan yang telah disampaikan warganya melalui Wakil Wali Kota Kupang bisa diperhatikan ke depan.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari masyarakat Kelurahan Liliba. “Kami baru saja keliling du beberapa jalan di sekitar sini, dan kami mencatat adanya kebutuhan untuk perbaikan jalan. Kami akan melihat anggaran dan merencanakan perbaikan tersebut,” ujarnya.
Serena berbicara tentang prioritas Pemerintah Kota Kupang dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan mereka.
“Ada tiga fokus utama kami, yaitu pengelolaan sampah, pemberdayaan UMKM, dan reformasi birokrasi. Kami akan secara bertahap menangani masalah sampah yang menjadi keluhan banyak warga, namun kami mohon kesabarannya karena ini membutuhkan waktu. Kami juga akan menjaring pemuda yang kreatif dan berbakat untuk mengembangkan UMKM serta memperbaiki tatanan birokrasi agar pemerintah lebih cepat dan efektif dalam melayani masyarakat,” kata Serena.
Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun Kota Kupang.
“Kami berharap tidak ada lagi sekat-sekat politik pasca-pilkada. Semua elemen masyarakat harus bersatu untuk membangun Kota Kupang yang lebih bersih, maju, dan sejahtera,” tambahnya.
Dalam sesi dialog yang berlangsung hangat, sejumlah perwakilan masyarakat menyampaikan keluhan terkait berbagai isu antara lain kurangnya dukungan anggaran untuk posyandu, genangan air yang belum teratasi dengan baik dan penutupan jalan yang menghambat akses.
Warga juga meminta perhatian lebih terhadap pengelolaan sampah dan dukungan untuk kegiatan Karang Taruna.
Menyikapi masukan tersebut, Wakil Wali Kota menegaskan komitmennya untuk segera mencari solusi terhadap masalah-masalah tersebut termasuk memastikan adanya dukungan lebih untuk kader posyandu, memperbaiki infrastruktur, dan meningkatkan kolaborasi dengan kegiatan pemuda melalui Karang Taruna.
Acara ditutup dengan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk terus bekerja sama dalam mewujudkan Kota Kupang yang lebih baik.
“Kami berharap semua elemen masyarakat dapat berkolaborasi untuk membangun Kota Kupang bersama,” ujar Serena Cosgrova Francis. (red/*)



