KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma kembali mengingatkan, bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) adalah motor penggerak pembangunan.
Sebagai motor penggerak, ASN harus disiplin dan menjadi contoh di masyarakat, kata Wagub Johni Asadoma saat memimpin apel kekuatan bersama Aparatur Sipil Negara lingkup Pemerintah Provinsi NTT, khususnya ASN yang datang kantor terlambat di Halaman Gedung Sasando, Kantor Gubernur NTT, Senin (15/9/2025).
Apel kekuatan yang dilangsungkan di bawah terik matahari tersebut dilakukan pada pukul 10.15 Wita ini diikuti oleh 52 ASN yang terlambat mengikuti apel pagi hari itu.
Hadir saat itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTT, Yosef Rasi dan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi NTT, Yohan A. Bunmo Loban.
Dalam arahannya, Wagub Johni Asadoma menegaskan pentingnya disiplin ASN dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pelayan masyarakat.
“Patuhi aturan yang berlaku dan tunjukkan bakti kita kepada masyarakat karena kita digaji oleh masyarakat,” tegas Johni Asadoma.
Purnawirawan polisi ini juga menegaskan peran sentral ASN sebagai motor penggerak pembangunan. Karena itu, dirinya meminta agar para ASN di lingkup Pemerintah Provinsi NTT betul-betul menunjukkan kontribusinya bagi pembangunan daerah ini.
“Sebagai ASN, kita harus memberikan dampak bagi pembangunan, karena kita birokrasi ini adalah motor penggerak pembangunan. Jadi, harus disiplin dalam segala hal. Setiap satu orang dari kita mempunyai kontribusi bagi pembangunan, sehingga kalau satu tidak masuk akan menurunkan kinerja pada perangkat daerah yang bersangkutan,” ujarnya.
Kepada para ASN yang terlambat, Wakil Gubernur NTT minta supaya sedapat mungkin melakukan manajemen waktu dengan baik agar tidak mengganggu aktivitas dan tanggungjawabnya sebagai Aparatur Sipil Negara.
Apel ini sebagai bentuk pembinaan langsung dari Wakil Gubernur NTT dalam komitmen menjaga roda birokrasi lingkup Pemprov NTT dapat berjalan dengan baik dan optimal. (red/*)



