KUPANG, NTT PEMBARUAN.id— Kabar gembira untuk masyarakat petani di Kecamatan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, dimana dari lima Daerah Irigasi (DI) yang masuk dalam paket Rehablitasi Jaringan Irigasi Daerah Irigasi Lembor Tahun 2021, tiga diantaranya sudah dilakukan running atau sudah dibuka pintu airnya sejak tanggal 6 Desember 2021.
“Intinya, hasil kesepakatan kita bersama masyarakat sudah terjawab ,” kata PPK Irigasi dan Rawa II Satker PJPA Nusa Tenggara II Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara II Provinsi Nusa Tenggara Timur, Yan Tampani kepada media ini di Kupang, Kamis (9/12/2021).
Tiga Daerah Irigasi yang progres fisiknya sudah mencapai 100 persen dan airnya sudah mengalir ke areal persawahan Lembor itu masing-masing, DI Wae Sesap, DI Wae Lombur dan DI Wae Sele.
Sedangkan, dua Daerah Irigasi lainnya yang satu paket dengan pekerjaan tersebut, yakni DI Wae Kanta dan DI Wae Renu untuk jaringan irigasi Wuncung dalam tahap proses pengerjaan, dan ia berharap di penghujung tahun ini sudah rampung 100 persen.
Secara keseluruhan dari 5 titik atau DI yang dikerjakannya tahun ini, rata-rata progres fisik yang diterimanya per tanggal 29 November 2021 rata-rata sudah mencapai 90,3 persen atau terjadi deviasi plus 2,3 persen dari rencana 87,9 persen.
Ia berharap, dua Daerah Irigasi lainnya, yakni DI Wae Kanta dan DI Wuncung bisa tuntas akhir tahun ini, sehingga sisa waktu 2 bulan ke depan sebelum masa kontrak berakhir tanggal 22 Februari 2022 mendatang hanya tinggal pembersihan atau perapihan saja.
Ketika ditanya realisasi pembayaran keuangannya saat ini, jawab Tampani, realisasi keuangan baru 60 persen dari total pagu anggaran sebesar Rp 37 miliar atau selisih sekitar 30 persen dengan realisasi fisik yang sudah mencapai 90,3 persen hingga tanggal 29 November 2021 lalu. (red)



