KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Dari 66 SMP di Kota Kupang, empat SMPN masuk kriteria survei Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tahun 2025, khususnya terkait lingkungan sekolah yang hijau, bersih dan memiliki Usaha Kesehatan Sekolah (UKS).
Keempat sekolah itu, yakni SMP Negeri 4 Kota Kupang, SMP Negeri 5 Kota Kupang, SMP Negeri 8 Kota Kupang dan SMP Negeri 11 Kota Kupang.
Survei yang dipimpin oleh Bapak Firdaus dari Kemendikdasmen itu sudah berjalan sejak hari Senin, 2 Juni 2025 sampai 3 Juni 2025.
Hari Senin, 2 Juni 2025 petang, Tim Kemendikdasmen melakukan survei di SMP Negeri 8 Kota Kupang.
Dilanjutkan, Selasa, 3 Juni 2025 melakukan survei di SMP Negeri 4 Kota Kupang, SMP Negeri 5 Kota Kupang dan SMP Negeri 11 Kota Kupang.
“Survei itu terkait sekolah sehat atau Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Mereka (Tim Kemendikdasmen,red) minta sekolah-sekolah yang UKS-nya berjalan maksimal selama ini, memiliki lingkungan sekolah yang hijau dan bersih. Berdasarkan kriteria itu, kami rekomendasikan 4 sekolah, yaitu SMPN 4 Kota Kupang, SMPN 5 Kota Kupang, SMPN 8 Kota Kupang dan SMPN 11 Kota Kupang,” sebut Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Okto Naitboho kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (3/6/2025).
Empat sekolah yang direkomendasi itu, menurut Naitboho, telah memenuhi kriteria survei Kemendikdasmen.
Lebih lanjut, ia mengatakan, UKS yang ada di sekolah, tidak saja berperan menangani anak-anak yang sakit, tapi yang paling penting adalah gencar mengedukasi tentang pola hidup sehat, lingkungan sekolah yang hijau dan bersih.
Hal ini, sejalan dengan program prioritas Wali Kota Kupang soal penanganan sampah.
“Untuk mendukung program Wali Kota Kupang, sejak Mei 2025, kami sudah melakukan kerjasama dengan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Undana Kupang untuk memberi penilaian lomba kebersihan lingkungan sekolah, dan sekarang sudah memasuki tahap II penilaian,” ungkap Naitboho.
Karena itu, ia mengimbau semua sekolah di Kota Kupang, khususnya SD dan SMP manfaatkan lahan kosong di sekolah-sekolah untuk menanam tanaman hijau menuju lingkungan yang hijau dan bersih.
Kepala SMP Negeri 5 Kota Kupang, Ferderik Miratade,S.Pd
Secara terpisah Kepala SMP Negeri 5 Kota Kupang, Ferderik Miratade,S.Pd kepada wartawan di sekolahnya, Selasa (3/6/2025) mengaku, sekolahnya telah didatangi Tim Survei Kemendikdasmen.
“Hari ini, Selasa (3/6/2025) sekolah kami didatangi Tim Survei Kemendikdasmen yang dipimpin Bapak Firdaus. Mereka (Tim Kemendikdasmen,red) mau melihat secara langsung pelaksanaan UKS dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah kami. Dalam kunjungan itu juga, mereka membawa kuisioner untuk diisi. Kemungkinan besar setelah survei nanti ada perhatian dari Pemerintah Pusat (Pempus) melalui Kemendikdasmen,” urainya.
Untuk UKS, sebut Ferderik, selama ini menggunakan aula sekolah.
Ia berharap, melalui survei ini bisa mendapat bantuan bangunan satu ruangan UKS di lahan sekolah yang sudah tersedia.
Sedangkan, untuk kegiatan ekstrakurikuler seperti kegiatan pramuka, ia membutuhkan penambahan fasilitas tenda.
Khusus kegiatan bela diri seperti silat dan karate, ia butuh fasilitas lapangan latihan. (red)



