BORONG, NTT PEMBARUAN.id- Dalam waktu dekat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Manggarai Timur (Matim), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan memanggil Kepala Desa (Kades) Golo Mangung, Kecamatan Lamba Leda, Engelbertus Hendrik Anam untuk minta klarifikasi terkait Surat Pertanggungjawaban (SPj) Pengelolaan Dana Desa (DD) Tahap II Tahun 2019.
“Kita panggil untuk minta klarifikasi apa masalahnya atau apa alasannya, sehingga SPj Pengelolaan DD Tahap II Tahun 2019 di desanya tidak diberikan kepada Penjabat Kades waktu itu,” kata Kepala Dinas PMD Matim, Yoseph Durahi kepada media ini melalui pesan WhatsApp, Rabu (26/2/2020).
Selain Kades Engelbertus Hendrik Anam, ikut dipanggil juga Mantan Kepala Desa Golo Mangung, Mantan Penjabat (PJ) Desa Golo Mangung, Sekretaris Desa Golo Mangung, serta Bendahara Desa Golo Mangung.
“Kita sudah merencanakan untuk memanggil Kades Golo Mangung dalam waktu dekat ini, Mantan Kades Golo Mangung, Mantan Penjabat Kades/Sekdes Golo Mangung dan Bendahara Desa Golo Mangung terkait informasi bahwa Mantan Kades Golo Mangung tidak memberikan SPj Pengelolaan Dana Desa Tahap II Tahun 2019 kepada Penjabat Kades Golo Mangung,” sebut dia.
Kata Yoseph, kalau ada persoalan supaya persoalannya segera diselesaikan agar tidak terjadi keterlambatan penyampaian laporan SPj untuk pencairan DD tahap II Tahun 2019. Pemanggilan itu, lanjut dia, hanya meminta klarifikasi, apakah ada indikasi kelalaian atau ada unsur kesengajaan.
Soal kepastian pemanggilannya, Yoseph belum memastikan waktunya. Namun, ia berjanji, akan dipanggil secara secara bersamaan nanti. “Belum pasti waktunya karena kami sedang genjot ke setiap kecamatan untuk konsolidasi percepatan penetapan APBDes sebagai kelengkapan persyaratan penyaluran dan pencairan DD tahap I Tahun 2020. Yang pasti, kami akan panggil mereka dalam waktu dekat,”.janjinya.
Secara terpisah Kades Golo Mangung, Engelbertus Hendrik Anam membenarkan informasi tersebut. “Iya betul ase (adik)” ungkapnya, kepada medis ini melalui pesan WhatsApp, Rabu (26/2/2020). Namun, pihaknya belum bisa memberikan komentar perihal pemanggilannya itu. (edi)



