KEFAMENANU, NTT PEMBARUAN.id – Tiga korban ditemukan meninggal dunia setelah perahu yang mereka tumpangi tenggelam dihantam gelombang dan angin kencang di Perairan Wini, Kecamatan Boboki, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kamis (27/3/2025).
Ketiga korban yang ditemukan meninggal dunia itu masing-masing, Andreas Mado, Raymundus Fernandes, Mantan Bupati TTU dan Adrianus Mado.
Sementara,dua korban lainnya masih hilang, yaitu Mus Bani dan Boy Bani.
Sedangkan, tiga korban lain yang selamat dalam musibah itu masing-masing, Kasmir Koa, Irenius Opat dan Melianus Yori.
Demikian rilis Humas Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Kupang yang diterima media ini, Kamis (27/3/2025).
Berawal, informasi dari Kapolsek Wini, Kamis, 27 Maret 2025 sekitar jam 02.00 Wita, yang menginformasikan sebuah perahu yang ditumpangi 8 orang korban dihantam gelombang dan angin kencang, sehingga perahu tenggelam di Perairan Pantai Wini, Kecamatan Boboki, Kabupaten TTU.
Setelah menerima informasi tersebut, diberangkatkan 5 orang Rescuer Unit Siaga SAR Atambua menggunakan Rescue Dimex dengan membawa perahu karet dan peralatan pendukung lainnya ke LKK guna melakukan Ops SAR.
Berdasarkan
informasi dari Tim SAR Gabungan yang ada di lapangan, telah berhasil menemukan satu korban Adrianus Mado dalam keadaan meninggal dunia kurang lebih 01 NM dari LKP.
Tim Rescue Unit Siaga SAR Atambua tiba di LKK dan langsung melakukan koordinasi dilanjutkan persiapan peralatan untuk melakukab pencarian korban.
Informasi dari Tim SAR Gabungan yang ada di lapangan telah berhasil menemukan satu korban lagi dalam keadaan meninggal dunia atas nama Raymundus Fernandes kurang lebih 01 NM dari LKP.
Kronologisnya, Rabu, 26 Maret 2025 sekitar pukul 20.00 Wita, 8 orang pergi mancing ikan menggunakan perahu.
Kamis, 27 Maret 2025 sekitar jam 02.00 dini hari, terjadi gelombang tinggi dan angin kencang, sehingga perahu yang mereka tumpangi terbalik dan tenggelam.
Atas kejadian itu, keluarga melaporkan ke Kapolsek Wini dan Kantor SAR Atambua untuk melakukan pencarian kepada para korban.
Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian para korban, Kantor SAR Kupang, Unit Siaga SAR Atambua, BPBD Kabupaten TTU, Polsek Wini, Babinsa Wini, Pol Air Wini, KUPP Wini, Dinsos TTU, masyarakat dan keluarga korban. (red/*)




