Categories Ekbis

Pembangunan Rumah Kemasan NTT Sudah PHO

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id- Pembangunan Rumah Kemasan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dikerjakan oleh CV. Berkat Mandiri sudah dilakukan Provisional Hand Over (PHO) atau penyerahan tahap pertama dari kontraktor ke Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Kamis (31/7/2025).

Hadir dalam PHO itu, PPK Pembangunan Rumah Kemasan Provinsi NTT, Octo Tena, Kontraktor Pelaksana CV.Berkat Mandiri, Ongky Manafe, Tim Teknis dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT serta konsultan pengawas .

“Hari ini, Kamis (31/7/2025) kami telah melakukan PHO atau penyerahan tahap pertama paket Pembangunan Rumah Kemasan Provinsi NTT dari kontraktor ke PPK,” ungkap Octo Tena, PPK Pembangunan Rumah Kemasan Provinsi NTT kepada wartawan di lantai III Rumah Kemasan Provinsi NTT, Kamis (31/7/2025).

Sebelum dilakukan penyerahan tahap I, pihaknya terlebih dahulu melakukan pemeriksaan dokumen administrasi dan hal-hal yang perlu dilakukan perbaikan oleh rekanan.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Octo, ada beberapa pekerjaan minor yang perlu dilakukan perbaikan, seperti pengecatan ulang termasuk item pekerjaan yang tidak terimput di RAB, seperti penataan taman bagian depan, pemasangan rabat beton, pemasangan indihome, penambahan lampu di beberapa titik dan pemasangan trali besi bagian luar.

Rumah kemasan NTT
Inilah Rumah Kemasan NTT

Lebih lanjut, ia mengatakan, setelah PHO masih ada pemeliharaan selama 240 hari kalender atau 8 bulan ke depan, terhitung sejak PHO dilaksanakan.

“Tugas kami selanjutnya menyerahkan bangunan rumah kemasan ini ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT untuk dimanfaatkan,” ujarnya.

Menyinggung soal realisasi keuangan hingga hari ini, Octo mengaku, baru 80 % dari nilai kontrak Rp 6,4 miliar.

Ia berjanji, sisa 20 % atau Rp 1,2 M baru dibayar setelah penyedia/rekanan menyerahkan jaminan pemeliharaan.

Pada tempat yang sama, Direktur CV.Berkat Mandiri, Ongky Manafe menyatakan kesediaannya untuk menuntaskan pekerjaan minor sebagaimana yang telah disebutkan PPK.

“Kami akan segera selesaikan pekerjaan minor itu, apa lagi masa pemeliharaannya masih 8 bulan ke depan,” janji Ongky.

Sebelumnya, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi NTT, Zet Sony Libing mengatakan, rumah kemasan yang dibangun Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) untuk menjawab persoalan packing yang selama ini dialami  UMKM di NTT.

“Banyak UMKM kita di NTT produknya bagus, tapi lemah di kemasan,” ungkap Mantan Kadis Pariwisata NTT itu.Menurut Sony, selama ini para UMKM di NTT mendatangkan kemasan dari Surabaya dengan harga mahal.

Kalau pun kemasannya tidak didatangkan dari Surabaya, ia pastikan, produk yang kualitas bagus sekalipun hanya dibungkus menggunakan plastik hitam.

Inilah salah satu alat di Rumah Kemasan NTT yang akan digunakan memproduksi produk kemasan nantinya.

Karena nilai pikat dari bungkusannya tidak menarik, maka harga produk yang seharusnya mahal akhirnya menjadi murah.

Ia berharap, dengan adanya rumah kemasan ini nanti, semua produk lokal dari kabupaten/kota di NTT sebelum dijual bisa dibawa ke rumah kemasan untuk dilakukan packing.

Ia optimis, dengan kualitas produk yang bagus ditambah daya pikat bungkusan yang menarik bisa dijual dengan harga mahal. (red)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya