Categories Ekbis

KIB Bolok Didorong Perkuat Bisnis dan Investasi

KUPANG, NTT PEMBARUAN. id – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mendorong PT Kawasan Industri Bolok (Perseroda) untuk memperkuat kinerja perusahaan melalui pengembangan usaha, efisiensi pengelolaan anggaran, peningkatan pelayanan kepada investor, serta percepatan penyelesaian aset dan perizinan.

Hal tersebut menjadi bagian dari pembahasan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 PT Kawasan Industri Bolok di Hotel Sasando Kupang, Jumat (4/9/2026).

RUPS dipimpin Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melkiades Laka Lena dan dihadiri jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PT Kawasan Industri Bolok, yakni Direktur Utama Rusyanto Nehemia Constatin Hiskia, Direktur Keuangan dan Operasional, Kretisana Jagi, serta Komisaris Independen, Fredrik Lukas Benu dan Daniel Tonu.

Sementara dari Pemerintah Provinsi NTT hadir Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi NTT Selfie Nange, Kepala Biro Hukum Setda Provinsi NTT Odermaks Sombu, dan Plt. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi NTT Theresia Maria Florensia.

Melalui RUPS tersebut, Pemerintah Provinsi NTT mendorong pentingnya penguatan tata kelola dan kinerja PT Kawasan Industri Bolok agar mampu berkembang sebagai kawasan industri yang semakin kompetitif, menarik investasi, meningkatkan aktivitas ekonomi, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian daerah.

RUPS membahas sejumlah agenda utama, yakni laporan tahunan PT Kawasan Industri Bolok Tahun Buku 2025, rencana bisnis perusahaan Tahun 2026, Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun Buku 2026, serta penetapan remunerasi Direksi dan Dewan Komisaris.

Dalam penyampaian laporan tahunan Tahun Buku 2025, forum RUPS menerima dan menyetujui laporan tahunan PT Kawasan Industri Bolok Tahun Buku 2025 dengan sejumlah catatan yang perlu ditindaklanjuti oleh Direksi.

Memasuki pembahasan rencana bisnis Tahun 2026, PT Kawasan Industri Bolok memprioritaskan penguatan kepastian aset dan perizinan, pembangunan infrastruktur penunjang kawasan, peningkatan pemasaran dan pelayanan investor, serta penguatan tata kelola perusahaan dan sumber daya manusia.

Pengembangan infrastruktur yang direncanakan antara lain pembangunan gudang siap pakai, reservoir air dan gardu distribusi listrik. Infrastruktur tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesiapan kawasan sehingga mampu memberikan pelayanan yang lebih baik kepada investor dan calon investor.

Di sisi pengembangan usaha, Direksi juga melaporkan sejumlah penjajakan kerja sama dengan calon investor dan mitra usaha. Penguatan pemasaran akan dilakukan melalui pendekatan digital, promosi, site visit, forum investasi dan berbagai strategi untuk memperluas jangkauan pemasaran kawasan.

Dalam pembahasan tersebut, aspek efisiensi menjadi salah satu perhatian utama. Pengelolaan anggaran perusahaan diarahkan agar lebih proporsional dan memberikan dampak langsung terhadap pengembangan usaha.

Pemerintah Provinsi NTT juga mendorong agar penyertaan modal daerah yang diberikan kepada PT Kawasan Industri Bolok dapat dimanfaatkan secara produktif, terutama untuk kegiatan yang memiliki potensi menghasilkan pendapatan bagi perusahaan.

Dalam pelaksanaannya, Direksi diminta tetap mengedepankan prinsip efisiensi dan memastikan penggunaan anggaran diarahkan pada program yang mendukung pengembangan bisnis perusahaan.

PT Kawasan Industri Bolok juga didorong melakukan kajian dan perbandingan dengan pengelola kawasan industri lainnya agar dapat memiliki mekanisme penetapan harga sewa yang lebih efektif, tetap memperhatikan nilai keekonomian kawasan dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (ris)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya