KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Pada Januari 2025, Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami deflasi 0,06 persen secara year on year (yoy) dengan dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 106,11.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT), Matamira B. Kale, S.Si., M.Si kepada wartawan di Aula BPS NTT, Rabu (5/2/2025).
Deflasi y-on-y di bulan Januari ini disebabkan adanya penurunan harga yang ditunjukkan 2 dari 11 indeks kelompok pengeluaran, yaitu kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 9,16 persen dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,49 persen.
Sementara, kelompok yang mengalami kenaikan indeks, yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 2,45 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,66 persen, kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,50 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,41 persen, kelompok transportasi sebesar 1,19 persen, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,25 persen, kelompok pendidikan sebesar 1,46 persen, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 2,53 persen dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 5,95 persen. (ris)




