Categories Daerah

Gunung Lewotobi Laki-Laki Meletus, Status Naik ke Level Awas

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Status Gunung Lewotobi Laki-laki yang sebelumnya berada di level III (siaga) naik ke level IV (awas).

Hal ini disampaikan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi P. Hadi Wijaya dalam rilis yang diterima media ini, Senin (4/11/2024).

Secara pengamatan visual Gunung Lewotobi Laki-laki hingga 3 November pukul 18.00 Wita gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis, sedang hingga tebal dan tinggi sekitar 20-2.000 meter dari puncak.

Cuaca cerah hingga hujan, angin lemah hingga sedang ke arah utara, barat daya, barat, dan barat laut dengan

suhu udara sekitar 20-37°C.

Tinggi kolom erupsi rata-rata 500-2.000 meter dari puncak, kolom abu letusan berwarna kelabu.

Pada tanggal 1 November 2024 terjadi erupsi strombolian dengan tinggi kolom erupsi mencapai 2.000 meter dari puncak dan terlihat adanya sinar api yang memancar saat erupsi.

Jenis gempa yang terekam selama periode 23 Oktober 2024 sampai 3 November 2024 pukul 18.00 Wita yaitu 43 kali gempa letusan, 28 kali gempa hembusan, 94 kali gempa harmonik, 7 kali low frequency, 133 kali gempa vulkanik dangkal, 353 kali gempa vulkanik dalam, 26 kali gempa tektonik lokal, 68 kali gempa tektonik jauh, dan 3 kali getaran banjir.

Untuk itu, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi merekomendasikan agar masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki–laki dan pengunjung/ wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 7 km dari pusat erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki.

Masyarakat diharapkan mengikuti arahan Pemda serta tidak mempercayai isu-isu yang tidak jelas sumbernya.

Masyarakat di sekitar G. Lewotobi Laki-laki mewaspadai potensi banjir lahar hujan pada sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Lewotobi Laki-laki. Jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi, terutama daerah Dulipali, Padang Pasir dan Nobo.

Masyarakat yang terdampak hujan abu Gunung Lewotobi Laki-laki agar memakai masker/penutup hidung dan mulut untuk menghindari bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Pemerintah Daerah senantiasa berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki di Desa Pululera, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur atau Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Badan Geologi di Bandung.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi akan selalu berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Nusa Tenggara Timur dan Satlak PB setempat dalam memberikan informasi tentang kegiatan Gunung Lewotobi Laki-laki. Untuk informasi lebih jelas dapat menghubungi Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki atau menghubungi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral pada nomor telepon 022-7272606.

Masyarakat, pemerintah daerah, dan instansi terkait dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi Gunung Api Lewotobi Laki-laki melalui aplikasi/website Magma Indonesia (www.vsi.esdm.go.id atau https://magma.esdm.go.id) dan media sosial @pvmbg_ (Facebook, Twitter, dan Instagram), serta website Badan Geologi (www.geologi.esdm.go.id). (ris)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya