Categories Humaniora

Gubernur NTT Sebut Mgr. Petrus Turang Merupakan Tokoh yang Bijak dan Merawat Kebersamaan

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena menyebut, Uskup Emeritus Mgr.Petrus Turang merupakan tokoh yang bijak dan merawat kebersamaan.

Hal itu diungkapkan Gubernur Melki Laka Lena saat memberi sambutan pada Misa Pemakaman Mendiang Uskup Emeritus Mgr.Petrus Turang di Gereja Katedral Kristus Raja Kota Kupang, Selasa ( 8/4/ 2025).

Misa Pemakaman Uskup Emeritus Mgr. Petrus Turang dipimpin Uskup Agung Kupang, Mgr. Hironimus Pakaenoni yang dihadiri ribuan umat Katolik.

 Hadir dalam misa penguburan itu antara lain, Ketua Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, Para Uskup se-Indonesia, Gubernur NTT, Melki Laka Lena, Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma serta jajaran Forkopimda NTT, Mantan Gubernur NTT, Viktor Laiskodat, Mantan Wakil Guberbur NTT sekaligus Anggota DPR RI, Esthon L.Foenay, Ketua DPRD NTT, Emi Nomleni, Wali Kota Kupang, Christian Widodo, Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis, Kapolda NTT, Kapolres Kupang Kota, Para Tokoh Lintas Agama, Para Imam Katolik, Suster, Frater dan ribuan umat Katolik.

Gubernur NTT, Melki Laka Lena dalam sambutannya mengungkapkan, Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang, Mgr. Petrus Turang merupakan tokoh yang bijak serta mampu membangun dan merawat kebersamaan.

Rasa kehilangan atas meninggalnya Mgr. Petrus Turang bukan hanya dirasakan oleh umat Keuskupang Agung Kupang dan keluarga, tapi juga oleh masyarakat Nusa Tenggara Timur bahkan bangsa dan negara. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto yang secara langsung menyampaikan rasa dukacita yang mendalam dan penghormatan terakhir pada beliau di Gereja Katedral Jakarta, ungkap Gubernur Melki.

”Yang Mulia Mgr. Petrus Turang merupakan tokoh yang senantiasa merawat kebersamaan dan selalu membuka ruang dialog dengan pemuka agama lain, pemerintah daerah dan berbagai pemangku kepentingan lainnya untuk bersama-sama menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, kepergian beliau menghadap hadirat Tuhan bukan hanya menyisakan duka mendalam bagi umat Katolik, tapi juga umat beragama lain yang juga merasakan karya pengembalaan dan pelayanan beliau yang inklusif,” kata Gubernur Melki Laka Lena

Ia menyebutkan, Mgr. Perus Turang adalah seorang yang bijak dalam tugas kegembalaan dan kepemimpinan di Keuskupan Agung Kupang dengan selalu mengedepankan prinsip Fortiter In Re, Suaviter In Modo atau teguh dan tegas dalam prinsip, namun lembut dalam cara.

“Saya sangat mengenal sosok Mgr. Petrus Turang sebagai seorang pribadi apa adanya. Beliau tidak pernah basa-basi bila berurusan dengan orang lain. Berbicara apa adanya, tetapi semuanya dalam semangat kasih,” kesan orang nomor satu di NTT ini.

Sebagai seorang gembala, ia juga menanamkan benih-benih kebaikan dan cinta kasih dalam perbuatan nyata untuk mendorong pemberdayaan ekonomi umat dan masyarakat dalam bidang pertanian, peternakan, pariwisata perikanan dan kelautan.

Lebih lanjut, Melki Laka Lena mengatakan, kehadiran Mgr. Petrus Turang tidak hanya semata-mata sebagai pemimpin umat Katolik, tetapi juga mengayomi seluruh umat dari berbagai agama.

Ia merupakan seorang pribadi yang rendah hati, mau terus berpikiran positif dan bekerja seluruh golongan masyarakat dengan membawa motto “per transit benefaciendo” atau berkeliling sambil berbuat baik.

Untuk itu, atas nama Pemerintah dan Masyarakat Nusa Tenggara Timur, Melki Laka Lena menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas segala pelayanan, pengabdian dan jasa Mgr. Petrus Turang selama kurang lebih 27 tahun membangun iman umat dan masyarakat Nusa Tenggara Timur.

“Dalam keyakinan iman akan kebangkitan, kami percaya segala amal baik, karya dan teladan hidup yang Mgr.Petrus Turang torehkan selama hidup melapangkan jalanmu menuju kebahagiaan surga. Selamat jalan dan doakan kami dan daerah ini selalu. ‘Finis vitae sed non amoris / kematianmu hanya akhir dari hidup, tapi tidak dari cinta. Semangat dan karya pengabdianmu akan selalu kami kenang dan kami lanjutkan untuk membangun daerah ini,” tutupnya. (red/*)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya