LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.id- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat mendorong para petani di persawahan Lembor, Kabupaten Manggarai Barat, untuk meningkatkan hasil produksinya setiap kali musim panen.
“Persawahan Lembor ini, salah satu daerah lumbung padi di NTT. Karena itu, kita harus tingkatkan produksinya dari 4,5 ton gabah kering panen per hektare pada musim tanam pertama tahun ini, kita tingkatkan pada musim tanam berikutnya 7-8 ton gabah kering panen per hektare,” tandas Gubernur Laiskodat ketika mengunjungi UPTD Pembenihan Lembor, Jumat (21/5/2021).
Kepada Dinas Pertanian Kabupaten Manggarai Barat dan Dinas Pertanian Provinsi NTT, ia minta , untuk mendesainkan secara baik pada musim tanam berikutnya, baik dari segi benih, pemupukan maupun ketersediaan airnya.
“ 3.500 hektar luas areal persawahan di Lembor ini adalah kekuatan lumbung padi kita di NTT. Kasihan kalau produksi padinya menurun. Coba kita persiapkan secara baik, agar pada musim tanam berikutnya kita bisa panen 7- -8 ton, sial-sialnya kita dapat 6 ton,” kata politisi NasDem ini.
“ Kalau 4 – 4,5 ton per hektar itu, sama dengan kita tidak bekerja. Kita harus intervensi, supaya bisa naik 7–8 ton/hektar. Komunitas dan infrastruktur semuanya sudah matang, yang kurang adalah kita tidak pernah melakukan evaluasi, karena kita anggap itu biasa-biasa saja. Saya minta,pada musim tanam berikutnya kelompok taninya disiapkan dengan baik. Kita mau tingkatkan produktifitasnya dari 4,5 ton/hektare naik menjadi 7-8 ton/hektare,”tutupnya. (red/*)



