KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Wakil Gubernur NTT, Johanis Asadoma berkesempatan menghadiri dan membuka Rapat Kerja Wilayah I Pimpinan Wilayah Dewan Masjid Indonesia (DMI) Provinsi NTT Tahun 2025 bertempat di Aula Balai Guru Penggerak NTT, Sabtu (31/5/2025).
Rapat ini mengangkat tema, “Konsolidasi Organisasi Menuju DMI yang Solid, Profesional dan Bermartabat”.
Rapat ini juga bertujuan untuk konsolidasi organisasi tahun 2025, penyampaian capaian program kerja serta rencana program kerja DMI NTT, dan juga sinkronisasi 11 Program DMI tahun 2024-2029.
Wakil Gubenur, Johanis Asadoma dalam sambutannya mengajak DMI NTT untuk bersinergi bersama Pemerintah Provinsi NTT dalam memberdayakan ekonomi daerah.
“Pemerintah Provinsi NTT juga tentunya membutuhkan dukungan dari DMI NTT untuk berpartisipasi aktif dalam memberikan sumbangan pemikiran yang strategis dan membangun sinergitas bagi kontribusi positif untuk pembangunan NTT. Salah satunya melalui pemberdayaan ekonomi masyarakat di desa atau kelurahan dalam mendukung program OVOP (One Village One Product) atau satu desa, satu produk unggulan,” ungkap Wakil Gubernur.
“Pemprov NTT saat mendorong program OVOP ini untuk peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan, serta pengelolaan dan pengembangan potensi lokal dari sektor strategis yaitu pertanian, perkebunan, peternakan hingga kelautan dan perikanan,” ungkap Gubernur.
“Dengan inspirasi besar melalui program OVOP ini maka diharapkan keterlibatan semua pihak, karena NTT punya peluang besar guna meningkatkan ekonomi dari kekayaan potensi daerah ini. Kita bisa libatkan juga kelompok perempuan untuk berkontribusi dan saya harap DMI juga aktif menggerakan program OVOP ini agar turut berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya
Pada kesempatan tersebut ia juga mengharapkan DMI NTT menjaga fungsi Masjid sebagai pusat ibadah, pengembangan masyarakat, dan persatuan umat, serta meningkatkan keimanan, ketaqwaan, akhlaq mulia, dan kecerdasan umat serta tercapainya masyarakat adil makmur yang diridoi oleh Allah SWT.
Wakil Gubernur juga mengharapkan DMI menjaga kebersamaan dan kekeluargaan anggotanya.
“Soliditas dan kebersamaan pimpinan dan anggota harus tetap dijaga dan terus dikembangkan serta dipupuk agar organisasi ini dapat menjadi wadah bersama dari semua anggotanya dan juga dapat memperkuat hubungan antar umat muslim dan umat non-muslim.” Jelas Wagub NTT. (ris)




