KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang salah satu mitra strategis Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) untuk membangun NTT.
Hal itu disampaikan Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma saat memberi sambutan pada Acara Dies Natalis Ke-63 Universitas Nusa Cendana Kupang, Wisuda Doktor, Magister, Profesi, Sarjana dan Diploma Periode Ketiga Tahun 2025 di Grha Cendana, Senin, (1/9/2025) siang.
63 tahun perjalanan Universitas Nusa Cendana adalah bukti dedikasi dan konsistensi dalam mencetak sumber daya manusia unggul.
Undana bukan hanya pusat ilmu pengetahuan, tetapi juga benteng moral, pusat kebudayaan, dan mitra strategis pemerintah dalam pembangunan NTT.
Kata Wagub Johni, selama ini Undana telah menjadi kawah candradimuka bagi generasi muda, dimana mahasiswa ditempa melalui penelitian, pengabdian masyarakat, dan disiplin ilmu yang ketat, sehingga lahir lulusan yang cerdas, tangguh, dan siap memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, daerah, bangsa, dan negara.
“Saya sangat terkesan dengan slogan ‘Undana Unggul dan Berdampak’ karena itu, tak jemu saya ingin menekankan pentingnya Undana terus menjaga dan meningkatkan kualitas lulusan serta memastikan tiap-tiap wisudawan benar-benar berdampak bagi pembangunan daerah,” ungkap Johni.
Dalam konteks pembangunan NTT, menurut Purnawirawan Polisi ini, Undana memiliki peluang strategis untuk bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi NTT di berbagai bidang, seperti Pendidikan, Pertanian, Peternakan, Pengentasan Stunting, Energi Baru Terbarukan, Sektor Kebudayaan dan Pariwisata serta Penguatan dan Pengembangan UMKM di Provinsi NTT.
Kepada 2.063 wisudawan, Wagub Johni menyampaikan selamat dan proficiat atas pencapaian akademik yang telah diraih ini.
Beliau berharap, ilmu yang telah didapatkan selama proses perkuliahan di kampus dapat diterapkan di masyarakat.
Menyikapi situasi nasional yang sedang tidak kondusif belakangan ini, Mantan Kadiv Hubinter Polri ini mengajak seluruh wisudawan dan masyarakat NTT umumnya untuk senantiasa menjaga kedamaian, ketertiban dan keamanan di daerah ini.
“Dalam beberapa hari terakhir kita menyaksikan bahwa bangsa kita sedang dicobai dengan tantangan dan dinamika yang luar biasa. Beberapa hari terakhir, terjadi unjuk rasa di sejumlah daerah, yang dalam beberapa kasus berujung pada kerusuhan dan korban jiwa. Kita semua tentunya turut prihatin dan duka yang dalam atas peristiwa tersebut,” ungkapnya. Pemerintah Provinsi NTT menjamin penuh berlangsungnya demokrasi yang sehat, adil, dan partisipatif di seluruh wilayah ini.
“Sesuai arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto bahwa kita sangat menghargai dan menghormati kebebasan menyampaikan pendapat dan aspirasi, kami memastikan bahwa pemerintahan kami adalah pemerintahan yang dialogis,” ujar Johni.
Pemerintah menjamin setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat, termasuk melalui demonstrasi, sebagai bagian dari hak demokrasi yang sah.
Namun demikian, dirinya mengingatkan agar penyampaian pendapat tersebut berlangsung dalam suasana damai, tertib, dan beradab.(red/*)



