KUPANG, NTT PEMBARUAN.id- Sandy Saubaki (22), warga RT.004/RW. 001, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang meninggal dunia setelah jatuh ke lubang Gua Monyet dengan kedalaman ±20 meter di Kecamatan Alak, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (6/9/2019).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Emi Frizer,S.E, M.M dalam press realeaseyangditerima media ini, Sabtu (7/9/2019) menyebutkan, Jumat (6/9/2019) sekitar pukul 15.14 Wita, Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang menerima laporan dari saudara Roby Riwu Hegi (ABK KN Antareja), bahwa pada pukul 14.14 Wita seorang mahasiswa asal RT.004/RW. 001, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo bernama Sandy Saubaki (22) jenis kelamin laki-laki, telah jatuh ke lubang Gua Monyet dengan kedalaman ±20 meter di Kecamatan Alak ,Kota Kupang.
Selanjutnya, pukul 15.40 Wita diberangkatkan 1 (satu) Tim Rescue berjumlah 12 personil dengan menggunakan sarana pendukung berupa 1 unit Rescue D-Max dilengkapi palsar darat lainnya menuju lokasi kejadian guna melaksanakan operasi SAR. Pukul 16.10 Wita,Tim Rescue tiba di lokasi kejadian dilanjutkan dengan proses evakuasi.
Pukul 17.06 Wita korban Sandy Saubaki berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia, kemudian diserahkan ke pihak berwajib untuk selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Kupang.
Unsur yang terlibat, yakni Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang, Polsek Alak, Navigasi Kupang, KP3L Kupang, dan sejumlah wartawan. (ade)



