Categories Daerah

BMKG Prediksi Curah Hujan NTT Masih Rendah pada November

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) masih mengalami curah hujan kategori rendah pada awal November 2026.

Berdasarkan rilis BMKG NTT yang diterima media ini Sabtu, (31/10/2026) Curah Hujan Probabilistik Dasarian I November 2026 yang diperbarui pada 31 Oktober 2026, menjelaskan di sebagian besar wilayah NTT curah hujan diperkirakan berada pada kisaran 0–50 milimeter per dasarian dengan peluang kejadian mencapai 91–100 persen.

Meski demikian, beberapa wilayah diprediksi mengalami curah hujan dengan kategori berbeda. Sebagian Kabupaten Kupang, sebagian kecil Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), dan sebagian kecil Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) diprakirakan mengalami curah hujan kategori rendah pada kisaran 21–50 milimeter per dasarian, dengan peluang kejadian 51–90 persen.

Sementara itu, sebagian besar Kabupaten Manggarai Barat, sebagian besar Kabupaten Manggarai, dan sebagian Kabupaten Manggarai Timur diprediksi mengalami curah hujan kategori menengah, yakni 51–100 milimeter per dasarian dengan peluang kejadian 51–90 persen.

Sejumlah Wilayah Alami Hari Tanpa Hujan Ekstrem

Selain prediksi curah hujan, BMKG juga mencatat kondisi hari tanpa hujan (HTH) berturut-turut di NTT hingga Dasarian III Oktober 2026. Secara umum, sejumlah wilayah telah mengalami HTH dengan kategori ekstrem panjang, yakni lebih dari 60 hari.

Bahkan, beberapa titik wilayah tercatat mengalami HTH lebih dari 140 hari. Kondisi tersebut terjadi di Kota Kupang, khususnya sekitar Bakunase, Pasir Panjang, dan Oepoi; Kabupaten Kupang sekitar Oeteta; serta Kabupaten Ngada sekitar Wolomeze.

Wilayah lainnya meliputi Kabupaten Ende sekitar Detusoko; Kabupaten Sikka sekitar Maumere dan Waigete; Kabupaten Lembata di Lewoleba, Wairiang, Hadakewa, Waipukang, dan Wulandoni; Kabupaten Sumba Timur sekitar Kawangu dan Kananggar; serta Kabupaten Belu sekitar Atambua, Umarese, dan Fatulotu.

BMKG juga mencatat beberapa wilayah di NTT telah mengalami hari hujan dengan kategori sangat pendek, yakni hanya 1–5 hari.

Kondisi hari tanpa hujan yang berlangsung panjang tersebut menjadi salah satu indikator kondisi kering di sejumlah wilayah NTT. Sementara itu, prediksi curah hujan pada Dasarian I November menunjukkan sebagian besar wilayah masih berpeluang mengalami curah hujan rendah. (ris)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya