LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.id- Siswa/i Kelas XI Jurusan Usaha Layanan Wisata (ULW) SMKN 2 Welak melakukan study tour ke Gua Batu Cermin di Desa Batu Cermin, Kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) belum lama ini.
Wakasek Kesiswaan SMK Negeri 2 Welak, Marianus Yuda,S.Pd yang mendampingi siswa/i-nya saat itu menerangkan, bahwa study tour atau karyawisata ini adalah perjalanan edukasi ke luar kelas untuk melengkapi pembelajaran teori dengan pengalaman langsung melalui pengamatan dan interaksi di suatu objek atau tempat tertentu.
“Kali ini, kami memilih Gua Batu Cermin, sebuah yang menyajikan pesona alam unik dan menakjubkan,” ungkap Marianus yang biasa disapa Rian yang saat itu didampingi Ketua Jurusan Usaha Layanan Wisata SMK Negeri 2 Welak, Herasius Soni,S.Par.
Gua Batu Cermin memiliki luas sekitar 19 hektar dengan tinggi kurang lebih 75 meter.
Dinding Gua Batu Cermin memberikan pesona unik yang menarik para pelancong, baik lokal maupun mancanegara.
Fenomena alam yang paling unik dari Gua Batu Cermin ini, menurut Rian, pantulan sinar matahari yang masuk melalui celah gua menyinari dinding batu tampak seperti cermin.
Selain itu, gua ini menyimpan sejarah geologis karena ditemukan beberapa fosil purba di dalamnya, seperti terumbu karang dan fosil hewan laut yang membuktikan tempat ini pernah berada di dasar laut jutaan tahun lalu.
Para pengunjung juga dapat melihat formasi stalaktit dan stalagmit yang indah.
Kata Rian, siswa/i-nya sangat antusias dalam kegiatan study tour ini, dimana mereka mendengar dengan cermat apa yang dijelaskan oleh guide Edi dan Jordi yang memandu mereka masuk ke dalam gua saat itu.
Dari Gua Batu Cermin, para siswa/i melanjutkan perjalanan ke Gua Rangko, sebuah gua yang di dalamnya memiliki kolam dengan air berwarna biru jernih ketika mengenai cahaya matahari.
Momen terbaik untuk menikmati pemandangan ini antara pukul 13.00 Wita hingga 15.00 Wita ketika sinar matahari menembus celah-celah gua dan menciptakan efek cahaya yang dramatis.
Sinar matahari yang masuk juga membuat suasana di dalam gua menjadi lebih terang.
Di dalam Gua Rangko, siswa/i-nya berenang di kolam dengan sensasi berbeda.
Meskipun terhubung langsung ke laut, ujar dia, air kolam di dalam gua itu tetap tenang karena bentuk dasar guanya mengerucut.
Di titik tertentu, ke dalam kolamnya sekitar 4 sampai 7 meter.
Sementara, Ketua Jurusan Usaha Layanan Wisata SMK Negeri 2 Welak, Herasius Soni, S.Par menjelaskan, study tour ini untuk menyeraskan pengetahuan didapat oleh siswa/i di sekolah dengan dunia nyata.
Di dunia, mereka (siswa/i,red) berjumpa dengan banyak orang dan mendengar langsung penjelasan guide terkait informasi yang akurat seputar history lokasi yang dikunjungi. (red)




