KUPANG, NTT PEMBARUAN.id- Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang resmi membentuk komunitas motor dengan nama Basarnas Motor Club (BMC).
Ajang ini merupakan sebuah inisiatif inovatif yang diprakarsai oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang, Mexianus Bekabel, S.Sos., M.M.
Basarnas Motor Club menandai langkah maju dalam pembinaan personel Basarnas serta penguatan sinergi dengan masyarakat luas.
Pelepasan resmi Basarnas Motor Club (BMC) yang diinisiasi oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kupang, Mexianus Bekabel, S.Sos., M.M., menandai langkah inovatif dalam pembinaan personel dan penguatan sinergi dengan masyarakat. Komunitas motor ini tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi, tetapi juga sarana efektif untuk membina personel agar terhindar dari perilaku menyimpang seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian serta merangkul komunitas motor di Kupang untuk mendukung tugas dan tanggung jawab Basarnas.
Mexianus Bekabel memahami pentingnya pembinaan yang holistik bagi personelnya.
Dalam lingkungan kerja yang menuntut kesiapan fisik dan mental prima, penyaluran hobi menjadi katup pelepas stres yang efektif sekaligus sarana pengembangan diri. Basarnas Motor Club lahir dari gagasan ini, menciptakan lingkungan positif dimana personel dapat menyalurkan minat mereka dalam dunia otomotif, khususnya sepeda motor.
“Hobi adalah jembatan menuju keseimbangan hidup. Dengan menyalurkan hobi secara positif, personel dapat terhindar dari kegiatan-kegiatan negatif yang dapat merusak diri maupun institusi, seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian atau kegiatan melanggar hukum lainnya. Pendekatan ini selaras dengan filosofi yang sering diungkapkan oleh tokoh-tokoh inspiratif, seperti Confucius yang mengatakan, pilihlah pekerjaan yang kamu cintai, dan kamu tidak akan pernah harus bekerja satu hari pun dalam hidupmu,” ujar Bekabel.
Dalam konteks ini, lanjut beliau, hobi yang ditekuni dengan baik dapat menjadi motivasi dan energi positif dalam menjalankan tugas.
Lebih dari sekadar wadah internal, BMC juga memiliki misi mulia untuk merangkul komunitas motor lain yang ada di Kupang.
Inisiatif ini membuka pintu kolaborasi yang luas, dimana komunitas motor yang tersebar di Kupang dapat bersinergi dengan Basarnas dalam berbagai misi kemanusiaan dan pencarian serta pertolongan.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Potensi dan semangat sukarela dari komunitas motor di Kupang sangat besar. Dengan menggandeng mereka, kita memperluas jangkauan dan mempercepat respons dalam situasi darurat,”tukasnya.
Komunitas motor, dengan mobilitas tinggi dan pengetahuan medan yang lebih baik, dapat menjadi mata dan telinga Basarnas di berbagai lokasi, serta memberikan bantuan awal yang krusial sebelum Tim SAR tiba di lokasi kejadian.
“Peluncuran BMC ini bukan sekadar ajang hobi, melainkan sebuah wadah strategis untuk memperkuat kapasitas personel kami dan mendekatkan diri dengan masyarakat,” tandas Mexianus Bekabel.
Ia percaya, dengan sinergi yang kuat, upaya pencarian dan pertolongan akan semakin efektif dan efisien.
Kehadiran BMC diharapkan dapat membawa dampak positif, baik internal maupun eksternal, dalam mendukung tugas pokok dan fungsi Basarnas di wilayah Kupang dan sekitarnya.
Sebagai kegiatan perdana, Basarnas Motor Club Kantor Pencarian dan Pertolongan Kupang melaksanakan touring sekaligus melaksanakan Latihan SAR Satuan Gunung Hutan dan pembelajaran Jungle Rescue di Kaki Gunung Mutis, Desa Fatukoto, Kecamatan Molo Utara, Kabupaten Timor Tengah Selatan. (red/*)



