KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo menghadiri acara Halal Bihalal Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Kota Kupang dan Musyawarah Kerja Kepala Sekolah Taman Kanak-Kanak (MKKTK) Kota Kupang di Celebes Resto, Kelurahan Kayu Putih, Kamis (24/4/2025).
Kegiatan yang bertujuan mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan ini dihadiri Ketua Komisi IV DPRD Kota Kupang, Neda Ridla Lalay, S.H, Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kota Kupang, dr. Widya Cahya, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Ambo, M.Si., Ketua MKKTK Kota Kupang, Gabriel Kana serta Ketua IGTKI Kota Kupang, Mandasyah Syamsudin.
Hadir pula para tokoh agama, kepala sekolah, dan guru TK se-Kota Kupang.
Tema kegiatan ini “Sucikan Hati, Saling Memaafkan dan Eratkan Tali Persaudaraan”.
Acara ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pelaku pendidikan anak usia dini serta mendorong terciptanya keharmonisan lintas komunitas di Kota Kupang.
Dalam sambutannya, Wali Kota Kupang, dr.Christian Widodo menekankan pentingnya peran guru TK dalam membentuk karakter anak sejak dini.
“Usia TK adalah golden period, saat anak-anak masih polos dan sangat terbuka untuk diajarkan nilai-nilai dasar seperti berbagi, budaya antri serta karakter positif lainnya,” ujarnya.
Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dedikasi para guru dalam menjalankan tugas mereka.
Ada tiga kata ajaib yang harus diajarkan kepada anak-anak, yakni maaf, tolong dan terima kasih.
Tiga kata ini sederhana, tapi memiliki makna besar dalam membentuk karakter.
Terkait keterbatasan anggaran, Wali Kota Kupang, Christian Widodo mengatakan, Pemerintah Kota Kupang berkomitmen memberikan perhatian bagi dunia pendidikan.
“Meski ada pemangkasan anggaran, kami tidak akan menyerah. Kami percaya, dengan kolaborasi semua pihak, kita bisa menghadapi tantangan bersama,” tandasnya.
Ia juga mendorong agar kegiatan seperti Halal Bihalal dapat dilaksanakan secara rutin dalam momen keagamaan lainnya sebagai bagian dari upaya memperkuat kerukunan antar umat beragama di Kota Kupang.
“Kami siap mendukung kegiatan yang mempererat kebersamaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi, termasuk melalui partisipasi UMKM,” ujarnya.
Ketua Panitia Halal Bihalal IGTKI Kota Kupang, Yanti Sinlae dalam laporannya mengatakan, acara ini dihadiri sekitar 200 peserta terdiri dari guru TK, pengurus IGTKI dan MKKTK serta para mitra dan sponsor. Ia menekankan, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan generasi bangsa.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap tercipta semangat kebersamaan dan toleransi antar umat beragama. Halal Bihalal menjadi momen umat Islam merayakan kemenangan setelah Ramadhan. Sementara umat Kristiani merayakan kebangkitan Yesus Kristus yang membawa harapan dan sukacita bagi sesama,” pungkas Yanti. (red/*)



