Categories Ekbis Daerah

Hari Kedua Kunker di NTT, Pj. Gubernur Andriko Susanto Dampingi Presiden Jokowi Tinjau RSUD dan Gudang Bulog di Sumba Barat

WAIKABUBAK, NTT PEMBARUAN.id –  Presiden RI, Ir. H. Joko Widodo didampingi Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Penjabat Gubernur NTT, Dr. Andriko Noto Susanto, S.P, M.P, bertolak ke Kabupaten Sumba Barat dalam rangkaian kunjungan kerja hari keduanya di Provinsi NTT, Rabu (2/10/2024).

Pada kunjungannya di Kabupaten Sumba Barat, Presiden meninjau Fasilitas serta pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waikabubak dan berdiaolog bersama para pasien di RS tersebut.

Presiden Jokowi berharap, pembangunan gedung baru di rumah sakit tersebut dapat meningkatkan pelayanan Kesehatan di Kabupaten Sumba Barat. Menurutnya, usai pembangunan Gedung RSUD yang hampir selesai, langkah selanjutnya yaitu memastikan ketersediaan fasilitas medis sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan optimal.

“Gedungnya mungkin akan selesai pada Desember nanti, tapi setelah itu yang paling penting adalah alat kesehatannya (alkes). CT scan, mamografi, cathlab, dan peralatan lain akan segera dikirim setelah gedungnya siap,” ungkap Presiden Jokowi.

Kepala Dinas Sumba Barat, Bonar B. Sinaga yang ditemui secara terpisah menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah membangun RSUD tersebut. Harapannya, Pemerintah Pusat melalui Kementerian Kesehatan RI terus memberikan perhatian kepada RSUD Waikabubak, sehingga kewajiban pelayanan kesehatan akan terus kami penuhi,” ujarnya.

Turut medampingi pada kegiatan ini, Pjs. Bupati Sumba Barat, Flori Rita Wuisian dan Direktur Utama RSUD Waikabubak, dr. Japendi Saragih.

Tinjau Penyaluran Beras di Gudang Bulog

Usai meninjau RSUD Waikabubak, Presiden Jokowi didampingi Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Pj, Gubernur NTT, Andriko Noto Susanto, Pjs Bupati Sumba Barat, Flouri Rita Wuisan dan Direktur Utama Perum Bulog, Wahyu Suparyono meninjau penyaluran bantuan beras kepada masyarakat di Gedung Bulog Kampung Baru, Kabupaten Sumba Barat, Rabu (2/10/2024).

Dalam kunjungan tersebut, Presiden bertanya langsung kepada warga tentang kualitas beras yang mereka terima dan ingin memastikan bahwa beras yang didistribusikan memiliki kualitas yang baik.

“Bapak/Ibu semuanya sudah terima yang 10 kilo? Berasnya bagus? Ada keluhan berasnya hitam? Berasnya kuning?,” tanya Presiden Jokowi yang langsung dijawab serentak oleh warga dengan mengatakan bahwa beras yang diterima dalam kondisi baik.

“Berarti Bulog bagus,” ujar Presiden Jokowi.

Program bantuan beras ini, yang telah berjalan sejak Januari 2024, akan kembali dilanjutkan hingga Desember mendatang. Presiden menyampaikan bahwa penyaluran beras akan terus berlangsung secara berkala, dengan distribusi berikutnya dijadwalkan pada Desember 2024.

“Ini yang Oktober yang diterima ya, nanti diterima lagi Desember 2024,” kata Presiden Jokowi.

Presiden juga mengajak warga untuk menyampaikan usulan kepada pemerintahan baru agar program ini dapat diteruskan. Presiden berjanji, akan menyampaikan aspirasi masyarakat kepada presiden terpilih.

“Nanti pemerintah baru, saya nanti bisikin ke Pak Prabowo, tapi usulannya dari Bapak/Ibu semuanya lho ya,” ucap Presiden Jokowi.

Dalam keterangannya kepada awak media usai peninjauan, Presiden Jokowi memastikan bahwa stok pangan, khususnya beras di Bulog masih terkendali. Menurut Presiden Jokowi, stok pangan di Gudang Bulog Sumba Barat mencapai 1.000 ton dan dalam kondisi aman.

“Pasokan tidak ada masalah, tadi stok di sini kurang lebih hampir 1000 ton. Dilihat saja di dalam,” tutur Presiden Jokowi.

Dengan adanya program ini, diharapkan harga beras tetap stabil, dan masyarakat dapat terbantu dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka.

“Yang diharapkan itu bisa mengerem harga beras agar tidak bisa naik karena kita intervensi lewat bantuan pangan berupa beras,” ucap Presiden Jokowi (Biro Adpim NTT/red)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya