Categories Daerah

1000 Lilin dari Labuan Bajo untuk Korban Kanjuruhan dan Kasus Penganiayaan di Waterfront

LABUAN BAJO, NTT PEMBARUAN.id– Komunitas Anak Timur Gawean di Flores (Anti Gores) bersama seluruh Pedagang Kaki Lima Labuan Bajo, Jumat (7/10/2022) malam, menggelar aksi menyalakan seribu lilin dan doa bersama untuk mengenang seluruh korban tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan yang menewaskan ratusan orang dan kasus penganiayaan di Waterfront City.

Anti Gores, PKL dan masyarakat berharap kejadian serupa tidak terulang kembali di tanah air.

Aksi seribu lilin dan doa bersama yang dilakukan tersebut merupakan wujud dari keresahan dengan adanya sejumlah peristiwa terhadap manusia akhir-akhir ini di tanah air.

“Ini kegiatan yang kami lakukan dari Tim Anti Gores hari ini untuk mengenang kasus yang terjadi di Malang dan kasus pemganiayaan yang terjadi di Waterfront. Bentuk kepedulian kami dari tim Anti Gores, bentuk suport kami buat saudara-saudara kita yang mengalami musibah” ujar Henric Eurico Pellokila, Ketua Antigores kepada media, Jumat (7/10/2022) malam di Waterfront City.

Dikatakan Henric, sebagai anak bangsa turut merasakan kesedihan terhadap para korban tragedi Kanjuruhan Malang dan kasus penganiayaan terhadap pria asal Manggarai Timur oleh sekelompok orang di Labuan Bajo baru-baru ini.

“Sebagai anak bangsa yang turut merasakan kesedihan para korban serta turut mendoakan mereka semoga amal ibadah saudara-saudara yang ditinggalkan dapat diterima disisih Tuhan Yang Maha Esa,” katanya.

Lebih lanjut Henric mengatakan, alasan pihaknya bersama PKL memilih Waterfront City Labuan Bajo sebagai tempat untuk melaksanakan aksi seribu lilin tersebut, karena tempat itu merupakan salah satu icon wisata yang menjadi tujuan banyak orang untuk berkunjung.

“Kita memilih tempat ini karena ini merupakan salah satu icon Labuan Bajo, makanya kita melakukan aksi seribu lilin dari Labuan Bajo. Kebetulan kita menggandeng mitra kita saudara-saudara kita yang berjualan di Waterfront, dan korban penganiayaan anggota yang berjualan di sini, makanya kita sama– sama melakukan aksi doa bersama untuk para korban,” katanya.

Ia berharap, agar kejadian tragis serupa tidak akan terjadi lagi di Labuan Bajo maupun di seluruh tanah air.

“Semoga tidak terulang lagi kejadian tragis seperti ini, di Labuan Bajo khususnya tragedi yang terjadi di Indonesia dan tragedi yang terjadi di Malang,”harapnya(fon)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya