Categories Humaniora

Ratusan Warga Terima Daging Kurban Masjid Nurul Hidayah Kupang

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Masjid Nurul Hidayah Kelapa Lima Kupang melaksanakan pemotongan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, Sabtu (7/6/2025).

Ketua Panitia Kurban Masjid Nurul Hidayah, Angki Laaneh, menjelaskan kepada wartawan di sela-sela kegiatan menjelaskan perayaan kali ini digelar lebih dari satu hari, mengingat Hari Raya Idul Adha yang jatuh bertepatan dengan hari Jumat.

“Kami memilih untuk bergeser ke hari Sabtu, agar proses pemotongan hewan kurban berjalan lebih lancar tanpa gangguan waktu ibadah hari Jumat,” kata Angki, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Yayasan Masjid Nurul Hidayah.

Pada tahun ini, Masjid Nurul Hidayah menerima 17 ekor sapi dan 13 ekor kambing untuk dipotong sebagai hewan kurban. Dari total tersebut, terdapat sumbangan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah Kota Kupang yang memberikan satu ekor sapi melalui Wakil Wali Kota Kupang, serta kontribusi dari tokoh masyarakat dan sektor swasta, seperti Hotel Aston yang turut menyumbangkan hewan kurban.

“Jumlah penerima kurban tahun ini mencapai 750 titik, yang kami bagikan secara merata kepada warga Muslim dan juga non-Muslim di sekitar wilayah masjid,” ungkap Angki.

Meskipun distribusi kurban untuk 750 titik sudah dimulai, Angki menjelaskan bahwa proses pembagian akan terus berjalan hingga semua masyarakat yang berhak menerima mendapatkan bagian. Selain warga Muslim, penerima kurban juga mencakup masyarakat non-Muslim, sebagai bentuk rasa solidaritas dan persaudaraan antar umat beragama.

Menurut Angki, kurban adalah simbol pengorbanan yang mengajarkan kita untuk selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi Tuhan dan sesama.

“Seperti yang diajarkan Nabi Ibrahim yang rela mengorbankan putranya sebagai bentuk pengabdian kepada Allah, kita pun diingatkan untuk berkorban dengan tulus dan ikhlas dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Angki.

Dalam memastikan hewan kurban yang disembelih sehat dan layak konsumsi, Angki menegaskan bahwa pihak panitia bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Kupang untuk melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh hewan kurban.

“Dokter dari Dinas Kesehatan Kota Kupang langsung turun memeriksa setiap hewan kurban untuk memastikan bahwa semuanya aman dan sehat,” ujarnya.

Sebagai ketua panitia, Angki berharap bahwa ke depannya jumlah hewan kurban yang disediakan dapat meningkat lebih banyak, terutama dengan meningkatnya partisipasi masyarakat.

“Kami ingin kurban yang kami laksanakan ini semakin besar, baik dari segi jumlah hewan maupun partisipasi masyarakat. Beberapa tahun lalu, kami sempat mencatatkan hingga 28 ekor sapi dan lebih dari 40 ekor kambing. Harapannya, ke depan kegiatan ini bisa terus berkembang,” katanya.

Angki juga berharap agar semangat pengorbanan dan rasa kepedulian antar umat dapat terus ditanamkan dalam diri masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya soal berkurban, tetapi lebih kepada semangat berbagi dan menjalin kebersamaan,” tutupnya.(ris)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya