KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Sebanyak ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMPN) 8 Kota Kupang mengalami keracunan usai menyantap makanan bergizi gratis di sekolah tersebut pada Senin, (21/7/2025).
Setelah menyantap makanan tersebut, pada hari ini, Selasa (22/7/2025) para siswa yang merasakan efeknya kemudian dilarikan ke Rumah Sakit S.K Lerik Kota Kupang.
Hal ini disampaikan Kepala SMPN 8 Kota Kupang, Dra. Maria Th. Rosalin S. Lanaini kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (22/7/2025).
Ia mengatakan para siswa telah merasakan gejala keracunan secara bertahap sejak malam setelah makan siang dibagikan. Para siswa mengeluhkan mual, sakit perut, muntah, dan lemas.
“Waktu kami tanya, sebagian besar siswa menjawab mereka mulai merasa tidak enak badan sejak malam hari setelah makan siang di sekolah. Menunya nasi, daging sapi, sayur bunga pepaya dan buncis, serta tahu. Ada wali kelas yang mencatat aroma lauknya agak asam, terutama tahu. Tapi anak-anak tetap makan karena mungkin sudah lapar,” ujar Maria.
Namun, Maria mengatakan keracunan karena MBG masih dugaan, karena masih menunggu hasil dari uji laboratorium Dinas Kesehatan Kota Kupang.
“Kami tidak bisa simpulkan tanpa hasil medis. Tapi karena terjadi dalam waktu yang hampir bersamaan dan melibatkan banyak siswa, besar kemungkinan dari makanan,” ujarnya.
Berdasarkan pantauan media di lokasi, banyak orang tua siswa/i yang mendengar kabar ini beramai-ramai mendatangi SMPN 8 Kota Kupang untuk mengecek anak-anak mereka dengan penuh khawatir. (ris)




