Categories Ekbis

Februari 2026, Penumpang di NTT Lebih Pilih Gunakan Kapal Laut

KUPANG, NTT PEMBARUAN.id – Pada Bulan Februari 2026, penumpang di Provinsi Nusa Tenggara Timur lebih memilih menggunakan kapal laut dibanding pesawat jika dibandingkan dengan Bulan Januari 2026.

Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Timur (BPS NTT), Mataram B. Kale kepada wartawan di Aula BPS NTT, Rabu (1/4/2026).

Matamira menjelaskan pada Februari 2026 sebanyak 4.486 kapal yang berlayar di pelabuhan NTT, hal ini naik 81,33 persen jika dibandingkan dengan bulan Januari 2026 yang berjumlah 2.474 pelayaran.

Jika dilihat dari persentase perubahan jumlah pelayaran, dua pelabuhan dengan peningkatan tertinggi adalah Pelabuhan Labuhan Bajo, Manggarai Barat sebesar 534,46 persen dan Pelabuhan Marapokot, Nagekeo sebesar 133,33 persen.

Sedangkan jika dilihat dari perubahan jumlah pelayaran, maka pelabuhan dengan peningkatan jumlah pelayaran tertinggi adalah Pelabuhan Labuhan Bajo, Manggarai Barat sebanyak 1.892 pelayaran dan pelabuhan dengan penurunan jumlah pelayaran terbanyak adalah Pelabuhan Waiwerang – Terong, Flores Timur sebanyak 84 pelayaran.

Dengan kenaikan pelayaran sebesar 81,33 persen berakibat juga dengan kenaikan penumpang kapal laut sebesar 19,85 persen jika dibandingkan dengan bulan Januari 2026.

Kebalikan dari kenaikan pelayaran dan penumpang kapal laut, justru untuk transportasi udara mengalami penurunan sebesar 18,78 persenjika dibandingkan dengan bulan Januari 2026.

Jumlah penerbangan angkutan udara yang bepergian dari dan ke NTT pada bulan Februari 2026 sebanyak 2.538 penerbangan, terbagi menjadi 1.271 penerbangan berangkat dan 1.267 penerbangan datang. Jumlah ini turun jika dibandingkan dengan bulan Januari 2026 yang sebesar 3.125 penerbangan.

Pada Februari 2026, empat bandara sipil dengan jumlah penerbangan datang dan berangkat terbanyak adalah Bandara Eltari, Kupang sebesar 38,46 persen), Bandara Komodo Labuhan Bajo, Manggarai Barat sebesar 22,38 persen, Bandara Hasan Aroeboesman, Ende sebesar 6,86 persen, dan Bandara Lede Kalumbang, Sumba Barat Daya sebesar6,70 persen.

Penurunan jumlah penerbangan ini juga mengurangi minat penumpang dalam menggunakan transportasi udara.

Hal ini dibuktikan dengan terjadi pengurangan penumpang sebesar 18,06 persen di bulan Februari jika dibandingkan dengan Januari 2026. (ris)

OLEH

Selalu update berita terbaru kami di Google News dan What's App.

KUPANG Ramalan Cuaca

Berita Lainnya