KEFAMENANU, NTT PEMBARUAN.id – PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Kupang dan Unit Layanan Transmisi dan Gardu Induk (ULTG) Kupang sukses menyelesaikan pemeliharaan berkala dua tahunan Gardu Induk (GI) 70 kV Kefamenanu.
Pekerjaan yang berlangsung selama lima hari, sejak 13 hingga 17 Juli 2026 di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur ini tuntas tanpa hambatan.
Pemeliharaan preventif ini dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat gardu induk beroperasi secara prima. Dengan demikian, kualitas dan keandalan pasokan listrik untuk masyarakat di wilayah Kefamenanu, Atambua, dan sekitarnya tetap terjaga secara berkelanjutan.
Selama lima hari pengerjaan, tim pemeliharaan PLN ULTG Kupang melakukan perawatan menyeluruh pada beberapa titik vital, antara lain: Bay Line Nonohonis #1 & #2, Bay Couple, Bay Line Atambua #1 & #2
Cakupan pekerjaan meliputi inspeksi menyeluruh, pengujian, pengukuran, pembersihan, treatment peralatan, pengencangan sambungan, hingga pengujian fungsi pada komponen utama. Peralatan yang dirawat mencakup: Pemutus Tenaga (PMT),Current Transformer (CT) & Capacitive Voltage Transformer (CVT),Disconnecting Switch (DS),Lightning Arrester (LA),Sistem proteksi gardu.
Seluruh proses dikerjakan dengan ketat sesuai standar operasional baku (SOP) dengan memprioritaskan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk meminimalkan risiko gangguan serta menjamin kontinuitas aliran listrik.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur, F. Eko Sulistyono, menegaskan bahwa perawatan aset secara berkala merupakan bentuk komitmen nyata PLN dalam menghadirkan layanan listrik yang andal bagi warga NTT.
“Keandalan pasokan listrik tidak hanya ditentukan oleh kemampuan membangun infrastruktur, tetapi juga oleh konsistensi dalam merawat aset yang telah beroperasi. Melalui pemeliharaan terencana ini, kami memastikan masyarakat dapat menikmati listrik yang aman, berkualitas, dan berkesinambungan untuk mendukung aktivitas harian maupun roda perekonomian di NTT,” ujar Eko.
Senada dengan hal tersebut, Manager ULTG Kupang, Patricko Valentino Radjah, menambahkan bahwa hasil akhir dari seluruh rangkaian pengujian menunjukkan kondisi sistem dalam keadaan sangat baik.
“Hasil pemeriksaan dan pengujian menyeluruh selama lima hari menunjukkan seluruh peralatan berada dalam kondisi optimal dan siap beroperasi kembali. Keandalan sistem transmisi dimulai dari kondisi peralatan yang terawat,” ungkap Patricko.
Keberhasilan pemeliharaan berkala GI 70 kV Kefamenanu ini mempertegas peran PLN dalam menjaga sistem transmisi sebagai tulang punggung penyaluran tenaga listrik di Pulau Timor. Pasokan listrik yang makin stabil dan aman diharapkan mampu menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi serta pembangunan daerah di Provinsi Nusa Tenggara Timur. (ris)



